Polres Situbondo Bekali Siswa dengan Pengetahuan AI
- 29 Agt 2026 22:06 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Polres Situbondo, Jawa Timur, membekali siswa SMAN 1 Panji dengan pengetahuan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara positif, bijak, dan bertanggung jawab.
Kegiatan yang dikemas dengan Sosialisasi Training of Trainers (ToT) Paham AI diikuti oleh seluruh siswa SMAN 1 Panji Situbondo, sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar.
Wakapolres Situbondo Kompol Toni Irawan, bersama Kasat Binmas Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, KBO Sat Intelkam, dan Kanit Tipikor Satreskrim Polres Situbondo hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
Para narasumber memberikan pemahaman mengenai AI, mulai dari pengertian, perkembangan, fungsi, hingga contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga dikenalkan dengan pemanfaatan AI yang dapat membantu kegiatan pendidikan, seperti mencari ide, menyusun materi, mengolah informasi, dan mendukung proses pembelajaran.
Tidak hanya teori, kegiatan juga diisi dengan demonstrasi dan praktik penggunaan sejumlah fitur atau aplikasi berbasis AI. Para siswa diberi kesempatan mencoba secara langsung dengan arahan narasumber, termasuk memahami cara memberikan instruksi yang tepat agar AI dapat menghasilkan informasi sesuai kebutuhan.
Wakapolres Situbondo Kompol Toni Irawan menekankan bahwa perkembangan teknologi harus diikuti dengan pemahaman dan tanggung jawab dalam penggunaannya.
“Manfaatkan teknologi AI untuk hal-hal yang positif, terutama untuk mendukung proses belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Namun, setiap informasi yang dihasilkan AI tetap harus diperiksa dan diverifikasi. Jangan sampai teknologi digunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar atau merugikan orang lain,” ujar Kompol Toni dalam rilisnya, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Situbondo juga memberikan edukasi mengenai etika penggunaan AI. Para siswa diingatkan agar tidak menggunakan teknologi tersebut untuk menyebarkan informasi palsu, melakukan plagiarisme, memanipulasi informasi, maupun melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain.
Siswa juga diminta tetap kritis terhadap informasi yang dihasilkan AI. Verifikasi terhadap sumber informasi menjadi hal penting agar teknologi tersebut tidak justru menjadi sarana penyebaran informasi yang keliru.
Konsep Training of Trainers (ToT) juga diberikan agar peserta tidak hanya memahami penggunaan AI untuk kebutuhan pribadi. Para siswa diharapkan mampu membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada teman maupun lingkungan di sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian mendorong pelajar untuk mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memiliki kemampuan menggunakan AI secara aman, etis, dan bertanggung jawab.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Para siswa antusias menyampaikan pertanyaan, pengalaman, serta kendala yang mereka temui dalam penggunaan teknologi AI.
Polres Situbondo berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan kemampuan literasi digital pelajar sehingga AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan pengembangan potensi, bukan digunakan untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....