Dampingi Istri Hadapi Masa Laktasi, Ini Peran Penting Suami
- 29 Agt 2026 22:07 WIB
- Jember
RRI.CO.ID - Jember, Keberhasilan proses menyusui tidak hanya menjadi tanggung jawab eksklusif seorang ibu, tetapi juga memerlukan kolaborasi aktif dari suami serta dukungan keluarga yang tepat sejak masa kehamilan.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Dewi Ayu Astari, Sp.OG, dalam program Indonesia Sehat pada Jum'at (28/08/2026), mengingatkan bahwa proses kehamilan hingga merawat anak merupakan perjalanan yang harus dijalani bersama oleh pasangan.
"Karena hamil itu tidak mungkin terjadi kalau tidak dua orang, kan, laki-laki dan perempuan, nah, maka proses kehamilan itu sendiri, persiapan persalinan, persiapan menyusui, proses menyusui itu sendiri, sampai nanti mendidik anak tuh ya harusnya berdua terus gitu," ujarnya.
Sayangnya, di tengah niat baik keluarga untuk membantu, sering kali muncul kepanikan di hari-hari awal kelahiran ketika ASI belum keluar seketika. Tekanan berlebih dari lingkungan sekitar atau mitos turun-temurun kerap membuat ibu baru merasa insecure dan kehilangan rasa percaya diri.
Oleh karena itu, dr. Dewi menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental serta membangun rasa percaya diri bagi seorang ibu. Apabila ibu baru menemui hambatan atau kendala selama masa menyusui, keluarga disarankan untuk tidak langsung panik atau mengambil jalan pintas yang keliru.
Langkah terbaik yang perlu dilakukan adalah mendampingi ibu berkonsultasi secara langsung dengan tenaga kesehatan profesional atau konselor laktasi. Dukungan mental yang positif dan kerja sama yang solid dari suami serta keluarga terdekat terbukti menjadi kunci utama agar ibu merasa tenang dan mampu melalui proses menyusui dengan lancar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....