RRI Fest 2026 Edukasi Pelajar Jember Pentingnya Keamanan Siber
- 27 Agt 2026 14:48 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Rangkaian kegiatan RRI Fest 2026 turut diisi dengan edukasi literasi digital yang diikuti sejumlah pelajar di Kabupaten Jember, Rabu 26 Agustus 2026, di Auditorium Soemitro RRI Jember.
Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya menggunakan teknologi digital secara aman dan bertanggung jawab.
Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah keamanan siber atau cyber security. Peserta dikenalkan dengan berbagai bentuk kejahatan siber yang memanfaatkan perangkat teknologi dan internet, dengan bukti kejahatan yang bersifat digital.
Dalam materi tersebut dijelaskan, keamanan siber bukan hanya menjadi urusan ahli teknologi informasi, melainkan tanggung jawab setiap pengguna internet.
Sebab, aktivitas sehari-hari seperti menggunakan media sosial, bermain gim daring hingga melakukan transaksi nontunai juga memiliki risiko keamanan.
Pemateri, Muhammad Reza Pahlevi, yang merupakan Tim DPC Gradasi Jember mengatakan ancaman yang dapat terjadi antara lain pencurian akun, kebocoran data pribadi, penipuan finansial hingga pencemaran nama baik.
Peserta juga dikenalkan dengan sejumlah bentuk ancaman siber, di antaranya malware, phishing dan social engineering.
“Phishing, misalnya, merupakan upaya memperoleh informasi seseorang melalui teknik pengelabuan, termasuk data pribadi, nama pengguna dan kata sandi hingga informasi finansial,” katanya.
Karena itu, peserta diajak lebih waspada ketika menerima pesan maupun tautan dari sumber yang tidak dikenal.
Beberapa langkah yang diperkenalkan di antaranya menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun, mengaktifkan autentikasi dua langkah atau 2FA, memeriksa alamat situs serta identitas pengirim sebelum membuka tautan, dan rutin memperbarui sistem maupun aplikasi.
Selain keamanan siber, edukasi literasi digital dalam rangkaian RRI Fest 2026 juga diisi dengan sosialisasi program pendidikan Universitas Terbuka serta materi legalitas usaha.
Materi Universitas Terbuka antara lain memperkenalkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh yang memungkinkan masyarakat menempuh pendidikan tinggi dengan lebih fleksibel.
Sementara itu, materi legalitas usaha memberikan pengenalan mengenai pentingnya legalitas bagi pelaku usaha, termasuk proses perizinan melalui sistem Online Single Submission atau OSS.
Edukasi tersebut menghadirkan tiga pemateri, yakni Muhammad Reza Pahlevi, S.Tr.T., Anisa Dwi Febrianti Maharani, dan Joko Prasetyo Hadi, S.T.
“Melalui kegiatan ini, pelajar diharapkan semakin bijak memanfaatkan teknologi sekaligus mampu melindungi data dan aktivitas digital mereka,” kata Reza.
Salah satu pesan yang ditekankan adalah pentingnya tidak mudah mempercayai pesan asing, mengamankan akun dengan autentikasi dua langkah, mengelola kata sandi dengan baik, serta menyadari bahwa jejak digital dapat bertahan lama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....