Tiga Kali Tanam Padi, Lapas Banyuwangi Perkuat Pembinaan Warga Binaan
- 27 Agt 2026 14:56 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Lapas Kelas IIA Banyuwangi kembali menanam padi di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi, Kelurahan Pakis, Rabu, 26 Agustus 2026. Penanaman tahap ketiga ini dilakukan setelah lahan tersebut berhasil menghasilkan dua kali panen secara berturut-turut.
Penanaman dilakukan di lahan produktif seluas 6.000 meter persegi dari total lahan SAE Paswangi yang mencapai 2,2 hektare. Kali ini, Lapas Banyuwangi memilih varietas padi Pak Tiwi yang dinilai memiliki produktivitas tinggi.
Kepala Lapas Banyuwangi Solichin mengatakan, kesinambungan budidaya padi di lahan tersebut ditujukan untuk meningkatkan hasil pertanian sekaligus memperkuat pembinaan keterampilan warga binaan.
“Kami ingin hasil panen di lahan SAE Paswangi ini semakin meningkat dan optimal ke depannya,” ujar Solichin, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurutnya, program pertanian tersebut tidak berhenti pada produksi pangan. Warga binaan yang memenuhi syarat asimilasi dilibatkan dalam pengolahan lahan, mulai dari persiapan tanah, penyemaian, hingga perawatan tanaman.
“Selain berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan, program ini menjadi sarana pembinaan berkesinambungan agar warga binaan memiliki keahlian dan bekal wirausaha di bidang pertanian saat kembali ke masyarakat nanti,” kata Solichin.
Sebelumnya, lahan SAE Paswangi telah dua kali memasuki masa panen. Keberlanjutan siklus tanam tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Banyuwangi memanfaatkan lahan sekaligus memberikan pengalaman kerja kepada warga binaan.
Program pertanian ini juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan secara produktif. Di sisi lain, keterlibatan warga binaan diharapkan memberi mereka keterampilan yang dapat diterapkan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....