OJK Dorong Penguatan Budaya Menabung, Literasi, Inklusi Keuangan

  • 26 Agt 2026 15:14 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember mendorong penguatan budaya menabung sejak dini serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.

Kepala OJK Jember, Aris Budiman mengatakan, OJK melaksanakan kegiatan penguatan budaya menabung, literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar melalui kegiatan Pekan Sekarkijang Menabung 2026.

"Kegiatan kami laksanakan di empat kabupaten yang menjadi wilayah kerja OJK Jember mulai tanggal 10 sampai 14 Agustus 2026," ujar Aris Budiman, Rabu, 26 Agustus 2026.

Kegiatan yang melibatkan 1.700 pelajar tingkat SD hingga SMA sederajat itu, merupakan rangkaian peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) yang mengusung tema “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”.

"Menabung bukan hanya tentang menyisihkan uang, tapi bagian dari pembentukan karakter dan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini," ujar Aris Budiman.

Pelajar merupakan salah satu kelompok strategis dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak dini diharapkan dapat membentuk generasi yang mandiri.

"Ketika sudah paham mengelola keuangan, kami optimis mereka mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat, serta memiliki kesiapan dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang," bebernya.

Kegiatan edukasi dan kampanye menabung dihadiri para pemangku kepentingan di wilayah kerja OJK Jember, melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di masing-masing kabupaten wilayah kerja OJK Jember.

"Semua Bupati di wilayah Sekarkijang juga hadir dalam rangkaian Pekan Sekarkijang Menabung 2026," imbuh Aris Budiman.

Kehadiran para kepala daerah menjadi wujud nyata sinergi dan komitmen bersama antara OJK, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam membangun budaya menabung sejak dini, memperluas akses keuangan, serta mendorong pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang aman, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan di empat kabupaten melalui edukasi literasi keuangan kepada pelajar, sementara di Kabupaten Banyuwangi dikemas melalui kolaborasi dengan agenda event Festival Lampion dan peringatan Hari Pramuka.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun kebiasaan menabung sejak dini, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan produk dan layanan jasa keuangan yang aman, legal, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Melalui pendekatan yang edukatif sekaligus menarik, kami terus berupaya mendorong agar budaya menabung dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif di kalangan pelajar dan masyarakat," tegasnya.

Informasi dihimpun, rangkaian kegiatan edukasi dan kampanye menabung dihadiri Bupati Jember Muhammad Fawait, Bupati Lumajang Indah Amperawati, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandini, dan Senior Executive Vice President PT BPD Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Glemboh Priambodo.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....