Tari Gandrung Banyuwangi Bersinar di Indonesia Arena
- 25 Agt 2026 17:48 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Tari Gandrung Banyuwangi menjadi salah satu kesenian Nusantara yang tampil dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026 di Indonesia Arena, GBK Senayan, Jakarta. Pertunjukan yang berlangsung 21–23 Agustus 2026 tersebut membawa Gandrung ke panggung kolosal bersama ratusan seniman dari berbagai daerah.
Sebanyak 387 penari tampil membawakan 104 koreografi karya 11 tim koreografer. Pertunjukan juga melibatkan 15 penyanyi nasional, satu grup band, 119 anggota paduan suara, 60 musisi orkestra, serta permainan sekitar 50 alat musik tradisional.
Kehadiran Gandrung menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian penonton. Content creator Andre Budalrek menilai penampilan Gandrung dalam pagelaran tersebut mampu memperkenalkan salah satu kesenian khas Banyuwangi kepada penonton dari berbagai daerah.
“Salah satunya melihat penari Gandrung di sini sudah seperti Pagelaran Gandrung Sewu yang luar biasa. Momen seperti ini sangat berharga karena di generasi sekarang masih ada yang melestarikan budaya Nusantara,” kata Andre, Minggu 23 Agustus 2026.
Pagelaran Sabang Merauke 2026 mengangkat kisah Hikayat Srikandi Nusantara dengan memadukan seni tradisional, musik modern, teknologi, dan tata panggung berskala besar. Sekitar 1.700 pelaku seni, kreatif, dan tim produksi terlibat dalam pertunjukan tersebut.
Selain Gandrung, berbagai kesenian daerah ditampilkan dalam rangkaian koreografi yang menyatukan keberagaman budaya Indonesia. Pertunjukan juga diperkuat 1.500 kostum hasil rancangan 16 desainer yang digunakan sepanjang pementasan.
Kehadiran seniman dari berbagai bidang membuat pertunjukan tidak hanya menjadi panggung seni, tetapi juga memperlihatkan besarnya ekosistem yang bekerja di balik sebuah pertunjukan budaya. Penari, penyanyi, koreografer, pemusik, desainer, kru teknis hingga pekerja kreatif terlibat dalam satu produksi.
Di atas panggung, sejumlah penyanyi nasional juga mengambil peran di luar penampilan musik mereka. Raisa tampil sebagai Srikandi, sementara Yura Yunita memerankan Mahadewi dalam pertunjukan yang menggabungkan seni peran, musik, tari, tata cahaya, dan teknologi panggung.
Bagi Gandrung Banyuwangi, tampil dalam pagelaran berskala nasional tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan kesenian daerah kepada penonton yang lebih luas. Kesenian yang tumbuh dari tradisi masyarakat Banyuwangi itu kembali hadir di panggung nasional bersama beragam seni budaya dari berbagai penjuru Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....