Siswi SMAN 1 Tenggarang Torehkan Sejarah Paskibraka Nasional 2026
- 24 Agt 2026 14:56 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso - Sejarah baru ditorehkan Kabupaten Bondowoso di kancah nasional. Angelica Theona Putri, siswi SMA Negeri 1 Tenggarang, menjadi pelajar pertama asal Bondowoso yang berhasil lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026.
Angel, sapaan akrabnya, menjadi salah satu dari dua pelajar asal Jawa Timur yang dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Nasional untuk bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.
Usai menuntaskan tugas kenegaraan tersebut, Angel kini kembali ke Bondowoso. Kepulangannya bersama anggota Paskibraka Jawa Timur asal Bumi Ki Ronggo itu disambut Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid di Pendapa Raden Bagus Asra, Senin, 24 Agustus 2026.
Angel mengaku bangga karena mendapat kesempatan pertama membawa nama Bondowoso hingga ke tingkat nasional.
“Saya tentunya sangat senang karena saya bisa berkesempatan mewakili Bondowoso untuk pertama kali, Paskibraka tembus pusat,” ujarnya.
Selama mengikuti rangkaian kegiatan Paskibraka Nasional, Angel bertemu dengan pelajar dari 38 provinsi di Indonesia. Perbedaan suku, budaya dan agama yang ada justru menjadi pengalaman berharga dalam membangun persaudaraan.
Selama masa karantina, seluruh anggota Paskibraka tinggal dan berlatih bersama dalam suasana yang mereka sebut sebagai “Desa Bahagia”.
“Dari perbedaan itu bukan berarti menutup kemungkinan buat saya dan teman-teman saya tidak bisa membangun persaudaraan. Tentunya karena perbedaan itulah yang membuat kita membangun persaudaraan,” tuturnya.
Untuk sampai ke Istana Merdeka, Angel harus menjalani karantina dan pelatihan selama sekitar 40 hari dengan jadwal yang sangat padat. Aktivitas dimulai sejak dini hari dan baru berakhir sekitar pukul 23.00 WIB.
“Kalau untuk rasa capek, tentunya capek. Karena kita digembleng mati-matian juga. Kita bangun pagi itu jam 3 pagi, terus baru selesai acara kegiatan hari itu jam 11 malam. Jadi, kita istirahatnya cuma sekitar empat jam,” ungkapnya.
Pada dua pekan pertama, para anggota Paskibraka mendapatkan pembelajaran aktif mengenai Pancasila, wawasan kebangsaan, sejarah bendera Merah Putih hingga sosok-sosok yang terlibat dalam sejarah Paskibraka.
Mereka juga mendapatkan pembekalan mengenai etika, perilaku, sikap dan table manner.
Setelah tahap pembelajaran, pelatihan dilanjutkan dengan latihan baris-berbaris di PPSDM Depok. Menjelang pelaksanaan tugas, para anggota kemudian dipindahkan ke Jakarta Pusat untuk mengikuti latihan gabungan di kawasan Monas.
Latihan semakin intensif dengan geladi kotor selama tiga hari, kemudian dilanjutkan geladi bersih di Istana Merdeka.
Seluruh proses panjang tersebut akhirnya terbayar ketika Angel mendapat kesempatan menjalankan tugas sebagai Paskibraka Nasional dalam upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka.
Ia mengaku terharu dan bangga saat pertama kali menginjakkan kaki di tempat bersejarah tersebut.
“Tentunya saya sangat terharu, saya bangga, karena saya bisa menginjakkan diri saya di Istana Merdeka. Karena kan nggak semua orang bisa masuk juga,” katanya.
Selama berada di tingkat nasional, Angel juga berkesempatan bertemu sejumlah tokoh penting, di antaranya Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat pengukuhan, serta Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Selain pengalaman, Angel juga memperoleh apresiasi berupa uang sebesar Rp10 juta. Namun, menurutnya, pengalaman selama menjadi Paskibraka Nasional jauh lebih berharga.
Bertemu pelajar dari seluruh Indonesia, menjalani latihan bersama hingga bertemu sejumlah tokoh nasional menjadi pengalaman yang akan terus dikenangnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....