PMI Jember Siap Kerahkan Relawan ke NTT Jika Ada Permintaan

  • 21 Agt 2026 14:45 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menyiapkan relawan terlatih untuk membantu penanganan dampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), jika nantinya mendapat permintaan dari PMI Pusat.

Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendy, mengatakan hingga saat ini belum ada permintaan pengerahan personel ke NTT. Pengiriman relawan untuk penanganan bencana lintas provinsi harus dilakukan berdasarkan koordinasi dan permintaan dari PMI Pusat.

Meski demikian, PMI Jember memastikan personel yang memiliki kemampuan penanganan kebencanaan tetap dalam kondisi siap untuk diberangkatkan sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Setiap kejadian bencana yang lintas provinsi itu harus seizin atau berdasarkan permintaan PMI Pusat. Sampai saat ini masih belum ada permintaan dari PMI Pusat,” ujarnya, saat on air Halo RRI, Jumat (21/8/2026).

Menurut Ghufron, PMI Jember memiliki relawan terlatih yang selama ini disiapkan untuk membantu penanganan bencana di berbagai wilayah. Sebelumnya, PMI Jember juga telah mengirimkan tiga personel ke Aceh untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Sementara itu, untuk mendukung korban gempa NTT, PMI Jember masih melakukan penggalangan dana. Hingga 20 Agustus 2026, dana yang terkumpul mencapai Rp6.360.345.

Bantuan tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan PMI Manggarai Barat dan disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan di wilayah terdampak. Bentuk bantuan dapat berupa dana maupun barang.

Ghufron mengatakan kebutuhan korban tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar, tetapi juga pemulihan pascabencana yang membutuhkan waktu lebih panjang, termasuk penanganan trauma serta pemulihan tempat tinggal warga.

“PMI Jember selalu menyiapkan relawan-relawan terlatih untuk membantu korban bencana di mana pun terjadi. Kemungkinan dalam waktu dekat juga akan ada permintaan personel bantuan ke NTT,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....