JLS Kembali Dikerjakan, Pemkab Jember Bidik Pertumbuhan Ekonomi

  • 18 Agt 2026 19:13 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember terus mengawal keberlanjutan pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan sejumlah wilayah di pesisir selatan Jawa Timur. Pemerintah pusat menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp3 triliun untuk mendukung kelanjutan proyek tersebut.

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengatakan, pembangunan fisik lanjutan JLS dijadwalkan kembali berjalan pada akhir 2026. Pengembangan jalur ini mencakup kawasan Jombang, Kencong, Gumukmas, Puger hingga wilayah pesisir lainnya yang tersambung dalam koridor strategis Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi.

"Program ini memang bersumber dari Pemerintah Pusat. Namun realisasinya tidak lepas dari ikhtiar gigih Pemkab Jember yang terus mendorong agar pembangunan JLS segera dituntaskan dan saling terhubung," ujarnya, melalui rilis, Selasa (18/6/2026).

Keberadaan JLS dinilai tidak hanya penting dari sisi infrastruktur dan transportasi, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Akses yang semakin baik akan memudahkan distribusi barang dan jasa sekaligus membuka peluang investasi baru di sepanjang jalur selatan.

Fawait optimistis tersambungnya JLS secara penuh akan memunculkan pusat-pusat aktivitas ekonomi baru di kawasan pesisir Jember. Potensi tersebut juga dinilai dapat menarik investor untuk mengembangkan usaha di wilayah selatan.

Ia menilai, sejumlah kawasan strategis dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang telah disiapkan desa-desa sekitar. Misalnya, fasilitas KDMP yang merupakan langkah intuitif yang visioner.

"Ketika jalur JLS ini resmi tersambung penuh, pusat-pusat keramaian baru akan tumbuh pesat. Investor tentu akan melihat potensi besar di sepanjang wilayah selatan ini," katanya.

Fawait menegaskan Pemkab Jember akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk mengawal percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir selatan.

Ia berharap keberlanjutan pembangunan JLS tidak hanya memperlancar konektivitas antardaerah, tetapi juga memberikan efek berganda bagi UMKM, masyarakat pesisir, pariwisata, hingga investasi di Kabupaten Jember.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....