Petani Lumajang Kendalikan Hama Tikus dengan Rubuha

  • 18 Agt 2026 16:42 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang – Petani di Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, mulai menggunakan Rumah Burung Hantu (Rubuha) untuk mengendalikan hama tikus secara alami. Pemasangan perdana dilakukan di lahan Kelompok Tani Rukun Makmur, Dusun Krajan Kulon, pada 18 Agustus 2026.

Pemasangan Rubuha didampingi Babinsa Selokgondang Koramil 0821-02/Sukodono, Serka Cahyo Pranowo. Rubuha menjadi habitat buatan bagi burung hantu yang merupakan predator alami tikus di area pertanian.

Cahyo mengatakan pemasangan Rubuha merupakan bentuk dukungan terhadap upaya kelompok tani menjaga produktivitas lahan. Pemanfaatan burung hantu juga dinilai dapat menjadi alternatif pengendalian hama tanpa bergantung pada pestisida kimia.

"Pemasangan Rubuha ini diharapkan dapat membantu petani mengendalikan populasi tikus secara alami. Kami akan terus mendampingi dan berkoordinasi dengan kelompok tani agar upaya pengendalian hama berjalan efektif dan berkelanjutan," ujar Cahyo, 18 Agustus 2026.

Ketua Kelompok Tani Rukun Makmur, Abd. Azis, mengatakan petani akan menjaga dan merawat Rubuha agar dapat berfungsi optimal. Ia berharap keberadaan burung hantu dapat membantu melindungi tanaman dari serangan tikus.

"Dengan adanya Rubuha ini, kami berharap pengendalian hama tikus bisa dilakukan secara alami sehingga tanaman petani lebih terlindungi," ungkap Abd. Azis.

Penggunaan burung hantu sebagai predator alami diharapkan dapat membantu menekan populasi tikus sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di area persawahan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....