HUT ke-81 RI di Jember Lancar, Keadilan dan Solidaritas Jadi Tradisi Baru

  • 18 Agt 2026 18:59 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember— Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jember, termasuk pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026 pagi dan sore, berlangsung lancar dan tertib.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan Senin (17/8/2026) apresiasinya atas pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan yang tidak hanya terpusat di Alun-Alun Jember, tetapi juga digelar di berbagai wilayah, mulai dari tingkat kecamatan, sekolah, puskesmas, hingga instansi pemerintahan.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian, khususnya bagi sektor informal di Kabupaten Jember.

“Alhamdulillah rangkaian HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, upacara pada 17 Agustus baik pagi maupun sore berjalan dengan lancar dan tertib. Insyaallah akan memberikan efek ekonomi ke sektor informal yang ada di Kabupaten Jember,” ujar Muhammad Fawait.

Ia juga menyoroti penerapan asas keadilan dalam pelaksanaan upacara tahun ini. Salah satunya dengan membatasi penggunaan tenda dan kursi hanya bagi kelompok yang dianggap membutuhkan, seperti veteran, ibu, serta anak balita.

Sementara peserta lainnya mengikuti upacara tanpa tenda dan kursi atau dengan berdiri. Kebijakan tersebut, menurut Fawait, mendapat kesepakatan dari seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Menurut saya ini sudah menjadi semangat kebersamaan yang luar biasa. Mudah-mudahan ke depan tidak ada perbedaan apa pun dalam pelaksanaan asas keadilan dan tetap diperlakukan adil secara bersama sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta yang hadir,” katanya.

Fawait berharap pola tersebut dapat menjadi tradisi baru dalam penyelenggaraan kegiatan kenegaraan di Kabupaten Jember. Semangat kebersamaan dan keadilan, menurutnya, perlu terus dikedepankan dalam setiap kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Fawait juga menyampaikan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut didasari prinsip kemanusiaan serta amanat konstitusi Indonesia.

“Bangsa Indonesia yang punya prinsip dan mengakui bersama bahwa kemerdekaan adalah hak seluruh bangsa. Maka, bangsa Palestina juga punya hak untuk merdeka,” tegasnya.

Menurut Fawait, pengalaman Indonesia sebagai bangsa yang pernah mengalami penjajahan menjadi salah satu alasan penting untuk memahami perjuangan bangsa lain dalam memperoleh kemerdekaan.

“Saya sebagai anak bangsa, murni karena kemanusiaan dan taat kepada konstitusi dan undang-undang, maka harus menyuarakan bahwa kemerdekaan bangsa Palestina adalah hak bagi mereka. Itu sesuai dengan konstitusi bangsa Indonesia,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....