Masyarakat Ranupani Melakukan Penutupan Hari Raya Karo

  • 16 Agt 2026 17:01 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang- Rangkaian Hari Raya Karo masyarakat Suku Tengger di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, resmi ditutup dengan prosesi nyadran, Sabtu 15 Agustus 2026. Kegiatan ziarah ke pemakaman umum itu berlangsung khidmat dan mendapat pengamanan dari Polsek Senduro.

Nyadran menjadi puncak penutup rangkaian perayaan yang telah berlangsung sejak 7 Agustus 2026. Prosesi diawali dengan mengarak sesaji dari kediaman Romo Dukun Bambang menuju pemakaman umum Desa Ranupani. Sesampainya di lokasi, warga melanjutkan ziarah sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan jalannya tradisi adat tetap aman dan tertib.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bagian dari tugas menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Senduro.

"Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Ini merupakan tradisi masyarakat Suku Tengger yang perlu kita hormati dan jaga bersama," ujar Wahono di lokasi.

Menurut Wahono, Hari Raya Karo memiliki nilai penting bagi masyarakat Tengger sebagai momentum keagamaan sekaligus pelestarian kearifan lokal. Karena itu, kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga berkoordinasi dengan tokoh adat dan warga selama prosesi berlangsung.

"Kami berkoordinasi dengan masyarakat dan tokoh setempat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya," katanya.

Pantauan di lapangan, ratusan warga mengikuti arak-arakan sesaji dengan tertib. Tidak ada gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Wahono mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban.

"Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman dan khidmat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan saling menghormati," ujarnya.

Dengan berakhirnya prosesi nyadran, seluruh rangkaian peringatan Hari Raya Karo Suku Tengger di wilayah Ranupani dinyatakan selesai.

"Alhamdulillah, kegiatan penutupan berjalan aman, tertib dan lancar. Kami mengapresiasi masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan," tutup Wahono.

Kehadiran Polsek Senduro dalam kegiatan adat tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Polri untuk mendukung pelestarian budaya dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat di Kecamatan Senduro.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....