Gudang Pupuk Terbakar, Kerugian Diperkirakan Mencapai Rp100 juta

  • 14 Agt 2026 15:28 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Gudang pupuk organik, gudang kayu dan kandang ayam yang berada dalam satu lokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, terbakar pada Kamis, 13 Agustus 2026 sekitar pukul 14:00 Wib.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto, kebakaran yang terjadi di siang hari itu, disebabkan oleh rembetan api dari pohon bambu, yang berjarak sekitar 50 meter dari gudang pupuk.

"Menurut laporan dari saksi mata di lokasi, karena angin sangat kencang saat kebakaran terjadi, bara api beterbangan dan mengenai gudang pupuk yang berjarak hanya 50 meter dari gudang," ujar Timbul Surjanto, Jumat, 14 Agustus 2026.

Andi Herwanto, pemilik gudang pupuk mengaku mengalami kerugian sekitar Rp100 juta rupiah. Karena aelain gudang yang terdapat pupuk organik, kayu dan kandang ayam ikut terbakar.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Kerugian yang ditanggung pemilik gudang pupuk mencapai Rp100 juta," kata Timbul Surjanto.

Timbul Surjanto mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak membuang puntung rokok yang masih hidup secara sembarangan karena dapat memicu terjadinya kebakaran. Apalagi kondisi angin sangat kencang.

"Anginnya sangat kencang ya, makanya lebih waspada saat melintasi daerah kering, jangan sampai melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan percikan api," ucapnya.

Saat kejadian, warga berusaha melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Selang beberapa menit, satu unit Damkar milik Pemkab Situbondo yang disiagakan di wilayah Kecamatan Asembagus tiba di lokasi.

"Sekitar pukul 16:40 Wib, api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa kebakaran itu," ucap Timbul Surjanto.

Gudang berukuran panjang 100 meter, lebar 50 meter dan tinggi 3 meter itu kondisinya rusak berat dan tidak ada barang yang bisa diselamatkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....