Pemerintah Resmikan Jembatan Garuda di Lumajang

  • 14 Agt 2026 01:42 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meluncurkan 2.500 unit Jembatan Garuda dan 3.000 titik penyediaan air bersih secara serentak melalui video conference pada Kamis (13/8/2026). Peluncuran mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat”.

Kegiatan pusat diikuti sejumlah daerah, termasuk di titik Jembatan Perintis Garuda, Dusun Sitinggil RT 002 RW 004, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Acara dimulai pukul 10.00 WIB.

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan di Lumajang. Menurutnya, pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih menyasar kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang selama ini minim infrastruktur.

“Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Jembatan Garuda bukan hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan ekonomi, serta memperlancar mobilitas warga,” katanya Kamis 13 Agustus 2026

Ia menambahkan, infrastruktur tersebut ditargetkan memberi dampak jangka panjang. Kemudahan akses diharapkan membuat aktivitas harian warga berjalan lebih aman dan efisien.

“Yang paling penting adalah bagaimana pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami dari jajaran TNI akan terus mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Pemerintah menyebut Jembatan Garuda memiliki fungsi strategis. Selain menghubungkan kawasan, jembatan ini menjadi jalur penting bagi kegiatan ekonomi, akses sekolah, layanan kesehatan, dan penguatan konektivitas antarwilayah.

Program 3.000 titik air bersih ditujukan untuk memperluas akses air layak konsumsi di desa-desa. Dengan begitu, pemerintah berupaya mengurangi ketimpangan pembangunan antara kawasan perkotaan dan wilayah pelosok.

Dalam peluncuran tersebut pemerintah menegaskan komitmen untuk menjalankan pembangunan yang merata dan tepat sasaran. Semangat “Negara Hadir untuk Rakyat” ditempatkan sebagai acuan agar manfaat kebijakan bisa langsung dirasakan hingga tingkat desa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....