Kodim dan Pemkab Resmikan Jembatan dan Sumber Air
- 13 Agt 2026 20:30 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Peresmian jembatan di Situbondo, dilakukan secara simbolis di Dusun Bantapen, Desa Sumbertengah, Kecamatan Bungatan. Jembatan perintis atau gantung sepanjang 35 meter, lebar 1,2 meter itu sudah rampung dan siap dimanfaatkan.
Dandim 0823/Situbondo, Letkol Inf. Ferry Ardian, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, hadir langsung di lokasi peresmian yang sebelumnya telah diresmikan Preside Prabow melalui daring.
Jembatan gantung menghubungkan dua dusun yakni Dusun Bentapen dan Dusun Krajan. Ada sekitar 300 kepala keluarga yang tinggal di Dusun Bentapen, yang selama ini harus melintasi sungai ketika ingin beraktivitas, seperti bekerja, ke sekolah, dan lainnya.
"Ernawati (39) mengaku, selama setahun lebih sejak jembatan putus karena banjir pada Januari 2025, ia harus memutar agar bisa ke sawah. Demikian pula siswa SD harus berjalan memutar sekitar 2 kilometer jika ingin ke sekolah.
"Alhamdulillah sudah punya jembatan lagi. Tidak perlu memutar lagi atau lewat sungai kalo mau ke sawah. Anak saya juga tidak perlu melintasi sungai saat mau ke sekolah," ujarnya kepada RRI, Kamis, 13 Agustus 2026.
Jembatan gantung sepanjang kini sudah dinikmati warga sekitar. Kendaraan roda dua juga mulai berlalu lalang. Selama jembatan putus, warga harus memutar sekitar 2 kilometer. Selain jauh, kondisi jalan juga rusak.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, atas nama Pemkab Situbondo dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada TNI khususnya Kodim 0823 Situbondo, yang telah membangun jembatan untuk membuka akses warga.
"TNI banyak sekali membantu persoalan yang dihadapi Pemkab Situbondo. Apalagi banyak jembatan rusak akibat banjir. Mudah-mudahan dari 36 yang diajukan bisa dibangun tahun ini," bebernya.
Bupati mengaku, Pemkab Situbondo mengusulkan 36 jembatan untuk segera dibangun di daerah terpencil. Selain rusak karena banjir, ada juga yang harus dibangun untuk membuka akses perekonomian maupun pendidikan.
"Dari total 36 jembatan usulan kami, 16 jembatan di antaranya sudah bisa digunakan, salah satunya ya jembatan gantung di Dusun Bantapen ini," ucap Bupati Rio.
Sementara itu, Komandan Kodim 0823/Situbondo, Letkol Inf. Ferry Ardian menegaskan bahwa sudah ada 16 jembatan yang dibangun tahun ini, 10 di antaranya sudah dimanfaatkan, enam sisanya dalam proses penyelesaian.
"Jembatan yang kami bangun ini untuk memberikan akses kepada masyarakat di daerah terpencil. Jembatan ini titik vital dalam nadi kehidupan, jadi harus kita bangun untuk masyarakat," ucapnya.
Selama tidak ada jembatan, mayoritas siswa memilih melewati sungai daripada harus memutar sepanjang dua kilometer. Karena jarak dari rumah siswa ke sekolah hanya sekitar 50 meter, dibatasi dengan sungai.
"Kalau tidak ada jembatan, mau ke sekolah, nyeker dulu karena harus melewati sungai. Mau bawa hasil panen sangat sulit, mau pulang ngaritpun susah," ucap Dandim Ferry Ardian.
Ia mengemukakan bahwa pembangunan jembatan merupakan salah satu program strategis nasional. Karena jembatan merupakan akses penting, baik untuk pendidikan, perekonomian, ketahanan dan keamanan.
"Inilah alasan prorgram strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo. Di Situbondo, ada 36 jembatan yang diusulkan untuk dibangun, 16 di antaranya sudah dibangun, terdiri dari jembatan Presisi oleh Polri dan Merah Putih Garuda yang dilakukan TNI," bebernya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....