PCIM Arab Saudi & PDM Jember Perkuat Dakwah Islam Berkemajuan
- 12 Agt 2026 09:40 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jember terus memperkuat jejaring dakwah Islam berkemajuan di Tanah Suci. Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk kaderisasi dan penguatan keilmuan, tetapi juga memberikan layanan nyata bagi para tamu Allah melalui pendampingan jemaah haji dan umrah asal Indonesia.
Hal ini disampaikan dalam dialog interaktif acara Obras (Obrolan Komunitas) pada Senin (10/08/2026) yang disiarkan langsung melalui Pro 1 RRI Jember, aplikasi RRI Digital, serta saluran YouTube RRI Jember.
Hadir sebagai narasumber di studio, Abdul Basith Abdul Aziz, mahasiswa Universitas Islam Madinah yang bertugas di Bidang Haji dan Umrah PCIM Arab Saudi, serta Sekretaris Majelis Tabligh PDM Kabupaten Jember, Dr. Farid Rashidi, M.Pd., yang bergabung secara daring melalui Zoom.
Sekretaris Majelis Tabligh PDM Jember, Dr. Farid Rashidi, M.Pd., menjelaskan bahwa PCIM memiliki peran yang sangat strategis sebagai representasi gerakan Muhammadiyah di mancanegara. Menurutnya, dakwah amar ma'ruf nahi munkar serta program kaderisasi tidak boleh berhenti di dalam negeri saja, melainkan harus menjangkau masyarakat internasional.
"PCIM di luar negeri menjadi wadah penting untuk kaderisasi dan pengembangan keilmuan. Kerja sama yang terbangun mencakup mentoring bagi kader-kader yang ingin melanjutkan studi ke Timur Tengah hingga pendampingan jemaah," ujar Ustaz Farid.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif kader PCIM di Arab Saudi sangat membantu jemaah haji dan umrah asal Indonesia, khususnya warga persyarikatan, baik dalam bimbingan ibadah maupun teknis seperti penanganan akomodasi dan transportasi.
Dalam kesempatan yang sama, Abdul Basith Abdul Aziz mengungkapkan bahwa keberadaan dua kota suci, Makkah dan Madinah, merupakan keistimewaan tersendiri bagi PCIM Arab Saudi. Keistimewaan ini dimanfaatkan untuk memperluas khidmat kepada jemaah Indonesia sekaligus menjadi sarana dakwah.
"Sejak 2023, kami secara khusus diinstruksikan untuk memberikan khidmat terbaik kepada para jemaah haji dan umrah. Motivasi kami adalah amar ma'ruf nahi munkar, memberikan pemahaman ibadah yang benar dan meluruskan hal-hal yang perlu diperbaiki," jelas Abdul Basith.
Meski demikian, ia mengakui bahwa dinamika dakwah di Arab Saudi memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait regulasi ketat pemerintah setempat mengenai kegiatan berkumpul demi menjaga stabilitas negara. Oleh karena itu, pendekatan dakwah dilakukan melalui penanaman nilai keilmuan, penguatan wawasan inklusif, dan pengkajian kitab-kitab ulama secara mendalam.
Melalui sinergi berkelanjutan antara PCIM Arab Saudi dan struktur Muhammadiyah di daerah seperti PDM Jember, diharapkan jaringan dakwah Islam berkemajuan semakin kokoh serta mampu memberikan manfaat nyata bagi umat Islam Indonesia di mancanegara.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....