Polisi Lumajang Antisipasi Kebakaran di Ranupani

  • 10 Agt 2026 20:31 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang- Satuan Samapta Polres Lumajang meningkatkan patroli dan pemantauan di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Minggu (9/8/2026) siang. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan di kawasan sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Patroli darat dipadukan dengan pemantauan langsung aktivitas pemadaman melalui udara. Sejumlah helikopter terlihat berulang kali menjatuhkan air ke titik-titik api yang sulit dijangkau petugas di lapangan.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan, Ranupani menjadi salah satu titik yang rawan karena berbatasan langsung dengan kawasan TNBTS.

“Anggota melaksanakan patroli dan pemantauan di wilayah Desa Ranupani sebagai langkah antisipasi karhutla. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam upaya penanganan kebakaran,” ujarnya di lokasi.

Dalam operasi udara tersebut, tim mengerahkan tiga helikopter. Dua unit berjenis Bell dengan kapasitas bucket sekitar 1.000 liter, dan satu unit Super Puma dengan kapasitas sekitar 4.000 liter.

Helikopter dengan kode PK-DBM tercatat sudah menjalani sortie kedua pada hari itu. Mulai pukul 12.10 WIB hingga 13.02 WIB, helikopter tersebut menjatuhkan sekitar 6.000 liter air ke lokasi kebakaran.

Agus menjelaskan, penggunaan water bombing menjadi kunci mempercepat pemadaman di medan terjal.

“Pemantauan dari darat maupun udara penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan secara cepat. Penggunaan helikopter mempercepat proses pemadaman, terutama untuk titik api di kawasan yang sulit dijangkau melalui jalur darat,” jelasnya.

Polisi juga mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau menyalakan api di kawasan hutan.

“Masyarakat kami minta segera melapor jika melihat kepulan asap atau titik api di sekitar hutan. Pencegahan menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla,” tegas Agus.

Dengan patroli dan pemantauan berkala, Polres Lumajang berharap potensi kebakaran bisa terdeteksi lebih awal sehingga penanganan tidak terlambat dan api tidak meluas ke pemukiman maupun kawasan konservasi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....