Dekranasda Inventarisasi Produk Pelaku UMKM
- 10 Agt 2026 15:36 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mulai menginventarisasi produk-produk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada.
Ketua Dekranasda Kabupaten Situbondo, Husna Laili, yang akrab disapa Mbak Una mengaku, telah merumuskan fokus kerja menjelang tutup tahun 2026, dengan menginventarisasi produk-produk milik perajin di Situbondo.
"Kami menginventarisasi produk-produk kerajinan para perajin di Situbondo, untuk mengetahui, apakah baru memulai usaha, atau sudah berkembang atau bahkan sudah ekspor," ujar Mbak Una usai acara Pengukuhan Pengurs Dekranasda di Pendopo Situbondo, Senin, 10 Agustus 2026.
Melalui inventarisasi itu, Dekranasda akan mengetahui perlakuan apa yang akan diberikan kepada masing-masing perajin. Tentunya, sesuai dengan tingkatan perajin, apakah masih memulai usaha atau sudah menyentuh pasar global.
"Jadi kami akan tahu, perlakuan yang sesuai dengan tingkat usahanya. Kalau yang memulai usaha mungkin kami bantu terkait izin usaha, pemasaran produknya, dan lainnya," ucap Mbak Una.
Selain itu, Dekranasda akan memanfaatkan Gedung Industri Kecil Menengah (IKM) yang selama ini terbengkalai di kawasan Wisata Bahari Pasir Putih menjadi tempat pajangan produk perajin lokal.
"Kita manfaatkan gedung itu menjadi tempat display atau pajangan agar produk perajin lokal bisa terlihat. Kita kuatkan juga pemasaran melalui media sosial, baik melalui live tiktok atau promo melalui instagram dan lainnya," ungkapnya.
Mbak Una mengaku banyak produk perajin lokal yang sudah ekspor salah satunya produk kerajinan akar kayu jati. Produk yang ada di Desa/Kecamatan Kendit itu sudah puluhan tahun melakukan aktivitas ekspor ke beberapa negara.
"Banyak produk kita yang sudah tahap ekspor. Ke depan kita akan dorong agar produk lokal ini bisa terus eksis baik di tingkat lokal, nasional hijgga global," imbuh Mbak Una.
Mbak Una berharap, masyarakat khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) agar membeli produk lokal kerajinan UMKM jika membutuhkan suvenir atau cendramata untuk tamu atau kerabat.
"Jadi, market kita selain masyarakat juga OPD ya. Jadi, ketika membutuhkan suvenir, segera hubungi kami. Ini sebagai bentuk dukungan terhadap para perajin kita," ucap Mbak Una.
Inventarisir usaha-usaha yang ada di Kabupaten Situbondo, nanti akan kita lakukan treatment bagi usaha-usaha sesuai dengan jenis usahanya. Dukung IKM kita.
Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, selaku Penasehat Dekranasda meminta Dekranasda memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produknya, sebagai bagian dari membangun konektivitas pasar.
"Live tiktok untuk memasarkan produk itu sangat efektif ya, untuk mengenalkan produk lokal ke pasar global. Ingat ya, kuncinya di marketing. Teorinya adalah, orang akan memilih kalau dia kenal," imbuh Bupati Rio.
Pantauan RRI, acara Pelantikan Pengurus Dekranasda periode 2026-2030 di Pendopo Situbondo itu, diikuti dengan pameran produk-produk perajin Situbondo seperti tas rajut dari tali rafia limbah MBG, kursi sofa dari limbah plastik, kain batik, kerajinan kayu dan lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....