Dua Pendaki Piramid Ditemukan Meninggal, Evakuasi Dilanjutkan Besok
- 04 Agt 2026 19:53 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Dua pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat mendaki Gunung Piramid, Kelurahan Curahdami, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa, 4 Agustus 2026 siang.
Kedua korban adalah Maliya Finda (51), warga Surabaya, dan pemandu lokal Erfan (35), warga Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso. Keduanya ditemukan sekitar pukul 12.13 WIB di bawah jalur Punggung Naga dengan kedalaman sekitar 60 meter.
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban setelah melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan mereka.
"Untuk dua orang yang dikabarkan hilang saat mendaki Gunung Piramid telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Aryo didampingi OSC Basarnas Jember, Jefriyansah.
Menurut Aryo, kedua jenazah ditemukan dalam posisi tertelungkup dan tersangkut di ranting pohon dengan jarak sekitar lima meter antara satu korban dengan korban lainnya. Setelah ditemukan, tim SAR gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan proses pembungkusan jenazah.
"Kemudian kita lakukan pembungkusan korban," katanya.
Meski demikian, proses evakuasi belum dapat dilakukan pada hari yang sama karena kondisi medan yang curam serta keterbatasan waktu. Tim SAR gabungan memutuskan menunda evakuasi hingga Rabu (5/8/2026), dengan sebagian personel bermalam di Gunung Piramid agar proses evakuasi dapat dilakukan lebih cepat.
Selain menemukan kedua korban, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban yang berada di sekitar lokasi penemuan, di antaranya tas, sepatu, dan perlengkapan pendakian lainnya.
"Sudah kita amankan," ujar Aryo.
| Baca juga: BPBD Lumajang Evakuasi Korban Tenggelam |
Sebelumnya, Maliya Finda dan Erfan dilaporkan hilang kontak setelah memulai pendakian pada Minggu, 2 Agustus 2026. Berdasarkan data di Posko Kantor Kecamatan Curahdami, sebelum mendaki keduanya menitipkan satu unit sepeda motor Yamaha NMAX merah bernomor polisi P 2938 ES di rumah seorang warga setempat.
Kecurigaan warga muncul ketika hingga Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB sepeda motor tersebut belum juga diambil. Padahal, pendakian Gunung Piramid umumnya dilakukan dengan sistem tektok atau naik-turun dalam satu hari dengan estimasi waktu sekitar delapan jam.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pencarian yang melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta berbagai unsur potensi SAR. Setelah dua hari pencarian, kedua pendaki akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan bawah jalur Punggung Naga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....