Dua Pendaki Hilang di Gunung Piramid, Tim SAR Sisir Punggung Naga
- 04 Agt 2026 11:44 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua pendaki yang dilaporkan hilang kontak di Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Bondowoso. Hingga Selasa, 4 Agustus 2026, kedua pendaki yang terakhir berkomunikasi pada Minggu 2 Agustus 2026 itu belum berhasil ditemukan.
On Scene Coordinator (OSC) Basarnas Jember, Jefriansyah, mengatakan pencarian difokuskan di titik terakhir korban diketahui berada, yakni di kawasan puncak Gunung Piramid.
"Informasi terakhir yang kami dapatkan, korban terlihat sekitar pukul 14.00 pada hari Minggu di puncak Gunung Piramid. Saat ini tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di titik dugaan tersebut," ujar Jefriansyah, Selasa 4 Agustus 2026.
| Baca juga: Pendaki Gunung Raung Naik Tiga Kali Lipat |
Pencarian melibatkan personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), serta berbagai unsur potensi SAR. Sekitar 20 personel telah ditempatkan di Pos 3 atau Monumen Torik untuk melakukan penyisiran menuju kawasan Punggung Naga hingga bawah puncak Gunung Piramid.
Menurut Jefriansyah, area pencarian dari Pos 3 menuju Punggung Naga memiliki radius sekitar 500 meter yang menjadi fokus penyisiran tim.
Selain melakukan pencarian, tim juga telah menyiapkan perlengkapan evakuasi apabila korban berhasil ditemukan. Peralatan tersebut akan digunakan untuk proses evakuasi dengan metode lowering maupun lifting, mengingat medan Gunung Piramid yang terjal dan berisiko tinggi.
| Baca juga: Pendaki Gunung Raung Naik Tiga Kali Lipat |
"Seluruh peralatan containing sudah kami siapkan. Apabila korban sudah ditemukan dan dilakukan packing, proses evakuasi akan menggunakan sistem lowering maupun lifting sesuai kondisi di lapangan," jelasnya.
Ia menegaskan seluruh unsur SAR bekerja secara terpadu untuk mempercepat proses pencarian dan penanganan korban.
"Hingga saat ini belum ada informasi yang menonjol yang dapat kami sampaikan. Tim masih melakukan penyisiran. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat agar kedua korban segera ditemukan dalam keadaan terbaik," pungkas Jefriansyah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....