Sempat Delapan Kali Gagal, Putra Banyuwangi Raih Adhi Makayasa
- 02 Agt 2026 15:40 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Kegagalan berulang tidak menyurutkan langkah Letda Laut (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra mengejar cita-cita menjadi perwira TNI. Setelah delapan kali gagal mengikuti seleksi akademi kedinasan, pemuda asal Rogojampi itu akhirnya diterima di Akademi Angkatan Laut (AAL) dan lulus sebagai lulusan terbaik tahun 2026 dengan meraih penghargaan Adhi Makayasa.
Penghargaan tersebut disematkan Presiden Prabowo Subianto pada upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. Kisah perjuangannya disampaikan saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Jumat 31 Juli 2026.
"Saya delapan kali gagal, tapi tidak menyerah. Alhamdulillah pada tes yang kesembilan saya berhasil lolos," ujar Rizqi.
Alumni SMA Taruna Nusantara angkatan ke-27 itu mengawali perjuangannya pada 2019 dengan mendaftar ke Akademi Militer (Akmil), namun gugur pada tahap pantukhir. Dua kali mencoba masuk Akademi Kepolisian juga belum berhasil. Sempat menjalani kuliah di Malang selama dua semester, Rizqi kembali mengikuti seleksi pada 2023 dan memilih Akademi Angkatan Laut atas saran orang tuanya.
Keberhasilan serupa juga diraih Letda (Mar) Fikri Bima Herdian Useng asal Desa Kebaman, Kecamatan Srono. Alumni SMAN 1 Srono itu dinobatkan sebagai lulusan terbaik Korps Marinir AAL 2026 dan menerima penghargaan Adhi Prasta.
Fikri mengaku sempat gagal saat mengikuti seleksi Akademi Militer pada 2022. Pengalaman tersebut tidak membuatnya menyerah. Ia kembali mengikuti berbagai seleksi hingga akhirnya diterima di Akademi Angkatan Laut.
"Dulu saya pernah peringkat ke-36 dari 38 siswa. Tapi saya tidak malu punya mimpi besar. Saya terus berusaha, berlatih, dan memohon restu orang tua. Alhamdulillah bisa seperti sekarang," kata Fikri.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi pencapaian kedua perwira tersebut. Menurutnya, kisah Rizqi dan Fikri menjadi bukti bahwa kegigihan, disiplin, dan doa mampu mengantarkan seseorang meraih cita-cita meski harus melewati berbagai kegagalan.
"Banyuwangi bangga memiliki pemuda seperti kalian. Ini adalah bukti bahwa kerja keras yang diiringi doa dan restu orang tua akan berbuah kesuksesan. Selamat atas prestasi yang diraih, semoga ke depan bisa menjalankan tugas dengan penuh dedikasi," ujar Ipuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....