Penulis Ahmad Rifa’i Ajak Pemuda Berdakwah Melalui Tulisan
- 02 Agt 2026 15:38 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Penulis Ahmad Rifa’i Rif’an mengajak generasi muda memanfaatkan tulisan sebagai media dakwah dan penyebaran nilai-nilai positif dalam acara bincang buku bertajuk Berdakwah Melalui Tulisan di Gramedia Jember, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00–20.30 WIB itu diselenggarakan oleh Gramedia Jember bersama Elex Media Komputindo, Quanta, dan Ngaji Literasi. Acara menghadirkan Ahmad Rifa’i Rif’an untuk membedah buku terbarunya berjudul Selesai Dengan Diri Sendiri dan dipandu oleh moderator Lutfiah Indah Fardiyatin.
Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara ingin membuka ruang literasi sekaligus menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda di Jember, agar menjadikan kegiatan menulis sebagai sarana menyebarkan pesan-pesan kebaikan yang bermanfaat bagi banyak orang.
Dalam pemaparannya, Ahmad Rifa’i Rif’an menegaskan bahwa tulisan memiliki kekuatan untuk mengabadikan pesan dan menjangkau pembaca lintas generasi.
“Menulis bukan sekadar merangkai kata-kata indah, melainkan sarana untuk menebar kebermanfaatan dan berdakwah yang jejaknya akan terus dibaca meski zaman berganti. Melalui buku Selesai Dengan Diri Sendiri, saya ingin mengajak kita semua untuk membereskan konflik internal dalam diri terlebih dahulu, agar kita lebih siap dan leluasa untuk berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, seseorang perlu menyelesaikan persoalan dalam dirinya terlebih dahulu sebelum mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat.
Acara dihadiri masyarakat umum, pegiat literasi, dan pembaca dari berbagai kalangan. Antusiasme peserta terlihat sepanjang diskusi, terutama saat sesi tanya jawab yang membahas proses kreatif, pengalaman menulis, hingga tantangan menerbitkan buku.
Salah seorang peserta mengaku mendapatkan perspektif baru setelah mengikuti diskusi tersebut.
“Diskusi malam ini sungguh inspiratif dan membuka wawasan. Saya jadi makin paham kalau berdakwah itu tidak harus selalu lewat mimbar formal, tetapi bisa juga dengan cara yang ringan, santun, dan bermakna melalui karya tulis,” katanya.
Melalui bincang buku ini, diharapkan semangat literasi dan budaya menulis di Kabupaten Jember semakin berkembang serta mendorong lahirnya penulis-penulis baru yang mampu menghadirkan karya inspiratif dan berdampak positif bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....