Aroma Bunga Durian Sukoreno Pemicu Semangat Petani
- 31 Jul 2026 19:51 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember: Aroma harum yang menyeruak di kebun durian milik pak Sunyoto Desa Sukoreno setiap selepas matahari terbenam menandai dimulainya musim yang paling dinantikan para petani setempat. Bagi Sunyoto, salah seorang petani buah senior di desa tersebut, deretan bunga durian yang sedang mekar memancarkan keindahan eksotis yang sangat khas. Bentuknya menyerupai kubah putih kekuningan dengan benang sari rimbun yang melingkar bak mahkota indah. Fenomena alam ini tak sekadar memanjakan mata, tetapi menjadi penanda awal dari fase penting perjuangan pohon durian untuk melahirkan buah yang lebat dan berkualitas.
Di kebun seluas garapannya, Sunyoto kepada RRI mengungkapkan, "Kami membudidayakan tiga jenis varietas durian unggul yang kami rawat dengan penuh ketelatenan. Lah untuk buah durian ini, dibutuhkan kesabaran ekstra dalam merawatnya, mengingat pohon durian umumnya baru mulai memberikan hasil panen pertama secara optimal setelah memasuki usia tanam tiga tahun. Waktu tunggu tersebut biasanya kami isi dengan perawatan intensif agar kualitas pohon tetap prima hingga mampu menghasilkan buah yang manis dan bernilai jual tinggi." ujarnya, 31 Juli 2026.

Di balik pesonanya yang memikat, bunga durian juga menyimpan fakta unik karena baru mekar sempurna pada malam hari sembari mengeluarkan aroma wangi yang sangat kuat. Wangi alami inilah yang memikat penyerbuk nokturnal, seperti kelelawar kecil (codot) dan ngengat, untuk membantu proses penyerbukan di kegelapan malam. Bagi Sunyoto, aroma semerbak tersebut memberi energi positif tersendiri.
"Nambah semangat dan panjang umurnya petani bila sering mencium wanginya bunga durian," tutur Sunyoto penuh rasa syukur saat menggambarkan kebahagiaan sederhananya.
Keberhasilan penyerbukan malam hari ini menjadi tumpuan harapan bagi peningkatan ekonomi warga Desa Sukoreno, yang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil buah di wilayahnya. Keahlian para petani lokal dalam memahami karakter dan ritme alam terbukti menjadi kunci keberlanjutan tradisi berkebun di daerah tersebut. Dengan perawatan yang telaten dan proses tumbuh yang optimal, semerbak wangi bunga durian di Sukoreno siap berubah menjadi deretan buah manis yang memanjakan para pencinta kuliner buah-buahan Nusantara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....