Unars Mendirikan Ekstra Kurikuler English GameZone

  • 30 Jul 2026 15:07 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Universitas Abdurachman Saleh (Unars) Situbondo, Jawa Timur, mendirikan ekstrakurikuler English GameZone berbasis permainan papan (board games) di SMP Integral Luqman Alhakim Situbondo, Kamis, 30 Juli 2026.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Abdurrachman Saleh Situbondo, Rahajeng Hauwwa Khissoga mengatakan, English GameZone berbasis permainan itu dibentuk sebagai upaya meningkatkan minat dan kemampuan berbahasa Inggris siswa.

"Pembentukan ekstrakurikuler English GameZone di salah satu SMP integral ini merupakan program Pengabdian Masyarakat pada Direktorat DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026," ujarnya kepada RRI.

Melalui metode pembelajaran yang interaktif, menyenangkan dan kontekstual ini diharapkan, English GameZone berbasis permainan papan bisa menarik minat dan kemampuan berbahasa Inggris siswa di SMP Integral tersebut.

"Papan permainan ini bisa menciptakan suasana belajar yang santai dan sekaligus melatih kosakata dan tata bahasa, termasuk kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris," ungkapnya.

Selain memberikan pelatihan kepada siswa serta membekali guru pendamping agar ekstrakurikuler berjalan secara berkelanjutan, katanya, tim juga menyerahkan bantuan hibah dari Kemdiktisaintek berupa media pembelajaran, yakni modul penggunaan papan permainan dan 18 board games yang menjadi inventaris sekolah.

Hibah untuk ekstrakurikuler English GameZone itu, terdiri atas enam jenis board games, yaitu scrabble, tapple, one word, headbanz, boggle dan just one, masing-masing sebanyak tiga set.

"Modul yang diserahkan berisi panduan penggunaan setiap permainan, tujuan pembelajaran, dan contoh aktivitas yang dapat diterapkan guru dalam kegiatan ekstrakurikuler maupun pembelajaran di kelas, sehingga pemanfaatannya berkelanjutan," ucap Rahajeng.

Rahajeng menyampaikan, melalui permainan-permainan tersebut siswa antusias berlatih memperkaya kosakata, berpikir cepat, bekerjasama, serta meningkatkan keberanian berbicara dalam bahasa Inggris.

"Target semula, kegiatan hanya direncanakan diikuti sekitar 30 siswa, namun jumlah pendaftar membengkak menjadi 65 siswa," ucapnya.

Tingginya minat ekstrakurikuler English GameZone ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris berbasis permainan memiliki daya tarik yang besar bagi siswa, dibandingkan melalui pembelajaran formal.

Sementara itu, Kepala SMP Integral Luqman Alhakim Situbondo, Afrizal Perdana Kusuma, mengapresiasi inisiatif Unars Situbondo karena ekstrakurikuler English GameZone menjadi wadah baru yang mampu mengembangkan kemampuan bahasa Inggris anak didiknya.

"Kami mengapresiasi hibah modul dan board games yang diberikan kepada sekolah. Fasilitas ini akan menjadi aset pembelajaran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh guru dan siswa," ujarnya.

Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini.

"Tim dosen Unars Situbondo juga berharap program ini tidak hanya berhenti di SMP Integral Luqman Alhakim Situbondo, tetapi juga dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain, sehingga manfaatnya semakin luas," imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....