Pemkab Lumajang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Serangan Siber
- 29 Jul 2026 18:46 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat kesiapsiagaan aparatur dalam menghadapi ancaman siber melalui pelatihan Deteksi Dini Serangan dan Tanggap Insiden Siber (Sigap Siber). Kegiatan yang digelar di Kantor Bupati Lumajang, Selasa (28/7/2026), itu diikuti 69 perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).
Pelatihan digelar sebagai upaya meningkatkan kemampuan aparatur dalam mendeteksi, menangani, dan memulihkan layanan digital apabila terjadi serangan siber. Langkah tersebut dinilai penting seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lumajang, Mustaqim, mengatakan keamanan siber menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan layanan pemerintahan berbasis digital.
"Keamanan siber bukan hanya soal melindungi perangkat, tapi memastikan pelayanan ke masyarakat tidak terganggu," ujar Mustaqim, Rabu (29/7/2026).
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Persandian Diskominfo Lumajang, Ricko Dharma Putra, menjelaskan ancaman siber yang dihadapi pemerintah semakin beragam, mulai dari phishing, web defacement, malware, ransomware, hingga kebocoran data (data breach). Dengan pengelolaan 388 subdomain di bawah domain lumajangkab.go.id, kemampuan deteksi dini dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan sistem.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi mengenai identifikasi ancaman siber, prosedur pelaporan insiden, isolasi sistem yang terdampak, hingga langkah pemulihan layanan. Diskominfo juga terus memperkuat peran Lumajangkab-CSIRT (Computer Security Incident Response Team) melalui pemantauan jaringan dan pengujian keamanan sistem (penetration testing).
Ricko mengimbau seluruh aparatur untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan, seperti memperbarui sistem secara berkala, menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi berlapis, melakukan pencadangan data secara berkala, serta segera melaporkan indikasi serangan kepada tim CSIRT.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Jawa Timur dan PT Telkom Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Lumajang berharap kapasitas aparatur dalam menjaga keamanan sistem informasi terus meningkat sehingga layanan publik berbasis digital dapat berjalan aman, andal, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....