Pemkab Jember Kembangkan Inkubator Agribisnis untuk Perkuat Hilirisasi Jagung

  • 24 Jul 2026 09:10 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember bersama Fakultas Pertanian Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) mengembangkan Inkubator Agribisnis.

Ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah hasil pertanian melalui hilirisasi, dengan komoditas jagung sebagai fokus awal pengembangan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengatakan, sektor pertanian perlu didorong tidak hanya meningkatkan produksi.

Tapi juga mampu menghasilkan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sehingga memberi manfaat lebih besar bagi petani dan pelaku usaha.

“Jember punya potensi pertanian luar biasa. Lewat inkubator ini, kita ingin hasil tani diproses menjadi produk bernilai tinggi yang mampu membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi warga,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Menurut Fawait, pengembangan agribisnis berbasis hilirisasi diharapkan dapat memperkuat perekonomian daerah sekaligus mendorong lahirnya usaha-usaha baru di sektor pertanian.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UKRI M. Arief A. Bisma menjelaskan, Inkubator Agribisnis akan menjadi pusat pendampingan terpadu bagi petani dan pelaku usaha.

Pendampingan meliputi teknik budidaya, pengolahan pascapanen, akses pembiayaan, hingga pemasaran produk.

“Fokus awal kami adalah mengoptimalkan hilirisasi jagung. Kami ingin mencetak para pengusaha muda atau agropreneur dan memperkuat kapasitas UMKM berbasis pangan di tingkat lokal,” katanya.

Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, Kementerian UMKM, dunia usaha, sektor perbankan, dan kelompok tani.

Sinergi itu diharapkan mampu memperkuat rantai pasok, memperluas akses permodalan, serta meningkatkan daya saing produk pertanian Jember.

Dengan pengembangan inkubator agribisnis tersebut, Pemkab Jember menargetkan terciptanya ekosistem pertanian yang lebih modern, berorientasi pada nilai tambah, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....