WCDI dan Green Division JFC Dorong Pengelolaan Sampah Event JFC

  • 22 Jul 2026 15:49 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - World Cleanup Day Indonesia (WCDI) Kabupaten Jember bersama Tim Green Division Jember Fashion Carnaval (JFC) terus mendorong penerapan pengelolaan sampah yang lebih baik pada berbagai kegiatan publik di Kabupaten Jember. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi lingkungan dan penguatan kolaborasi lintas pihak guna mewujudkan penyelenggaraan acara yang bersih, tertib, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam program Jember Menyapa Pro 1 RRI Jember, Rabu 22 Juli 2026, yang menghadirkan Parmuji dari WCDI Jember serta Putut Catur S dari Green Division JFC sekaligus pengurus WCDI Jember.

Parmuji mengatakan, setiap kegiatan yang melibatkan banyak pengunjung memiliki potensi menghasilkan timbulan sampah dalam jumlah besar. Karena itu, penyelenggara perlu menyiapkan sistem pengelolaan sampah sejak tahap perencanaan acara.

“Setiap kegiatan besar yang menghadirkan ribuan pengunjung tentu memiliki potensi timbulan sampah yang tinggi. Oleh karena itu, edukasi dan penyediaan fasilitas pemilahan sampah sejak awal pelaksanaan festival sangat krusial,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif pelaku UMKM dan pengunjung. Pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari lapak pedagang dinilai dapat mengurangi volume sampah yang langsung berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Ia menambahkan, edukasi mengenai pemilahan sampah perlu dilakukan secara berkelanjutan agar menjadi kebiasaan di tengah masyarakat, terutama pada kegiatan festival, pameran UMKM, maupun acara budaya yang rutin digelar di Jember.

Sementara itu, Putut Catur S menjelaskan bahwa Green Division JFC memiliki peran lebih luas dibanding sekadar membersihkan area setelah acara selesai. Tim tersebut juga bertugas melakukan patroli kebersihan dan memberikan edukasi langsung kepada peserta maupun pengunjung selama kegiatan berlangsung.

“Tim Green Division tidak hanya bertugas membersihkan arena setelah acara selesai, tetapi juga aktif melakukan patroli kebersihan dan memberikan edukasi langsung kepada penonton serta pemilik stan UMKM selama event berlangsung,” katanya.

Putut menyebutkan, pengelolaan sampah yang efektif memerlukan sinergi antara relawan lingkungan, penyelenggara acara, pelaku usaha, dan pemerintah daerah. Karena itu, kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jember terus diperkuat untuk memastikan penerapan konsep ramah lingkungan berjalan optimal pada setiap event.

Menurutnya, keberadaan relawan di lapangan juga berfungsi sebagai pengingat bagi masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan melakukan pemilahan sesuai jenisnya.

Melalui kolaborasi tersebut, WCDI Jember dan Green Division JFC berharap berbagai festival, pameran UMKM, hingga parade budaya yang digelar di Jember dapat menjadi contoh penyelenggaraan green event yang mengedepankan kebersihan, edukasi lingkungan, dan pengurangan sampah secara berkelanjutan.

“Kami berharap setiap pameran UMKM dan festival di Jember bisa menjadi percontohan ajang yang bersih, rapi, dan minim sampah,” ujar Parmuji.

Program edukasi lingkungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan bersama sekaligus mendukung terciptanya ekosistem kegiatan publik yang lebih ramah lingkungan di Kabupaten Jember.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....