Video Diduga Aksi Tawuran di Bondowoso Viral, Polisi Lakukan Penyelidikan
- 20 Jul 2026 23:18 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Video yang memperlihatkan aksi diduga tawuran di sekitar Kelurahan Tamansari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, viral dan ramai diperbincangkan warga. Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut.
Video berdurasi 35 detik itu memperlihatkan puluhan pemuda mengendarai sepeda motor, sementara sebagian lainnya terlihat berlarian. Mereka tampak melemparkan sesuatu ke arah dalam sebuah gang secara bersamaan sebelum kemudian meninggalkan lokasi sambil membunyikan klakson.
Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.
Saat ini, jajaran Polres Bondowoso masih melakukan proses penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
"Mudah-mudahan cepat kita ungkap," tegasnya, Senin (20/7/2026).
Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua RT 09 RW 04 Kelurahan Tamansari, Nanang, membenarkan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi di wilayahnya pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Nanang mengaku turut berada di lokasi dan berusaha melerai kejadian tersebut. Ia bahkan menunjukkan sosok dirinya yang terlihat dalam video yang beredar.
"Ini kan saya," ujar Nanang.
Menurut Nanang, kejadian bermula ketika segerombolan pengendara sepeda motor yang berjumlah puluhan orang tiba-tiba datang ke lokasi. Kelompok tersebut kemudian terlibat aksi saling serang dengan pemuda setempat menggunakan lemparan batu.
Namun, ia mengaku belum mengetahui secara pasti pemicu kejadian maupun kronologi sebelum aksi tersebut berlangsung.
"Entah apakah itu penyerangan sepihak atau saling serang, atau sebelumnya sudah ada konflik, atau memang secara kebetulan," ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah pemuda di lingkungan RT 09 RW 04 mengalami luka benjol setelah terkena lemparan batu. Selain itu, beberapa genting rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan.
"Korban ada, tetapi tidak sampai luka parah, hanya benjol-benjol," tambah Nanang.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Nanang mengatakan pihaknya akan kembali menggalakkan kegiatan Pos Kamling di lingkungan setempat. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga sekaligus menjaga keamanan lingkungan.
Sementara terkait penanganan hukum, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian dan TNI.
"Pemantiknya saya tidak tahu pasti. Sementara ini, adik-adik di gang kita sudah dimintai keterangan dan identitasnya," jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....