PNM Perluas Layanan Keuangan Hingga Wilayah 3T Indonesia
- 13 Jul 2026 14:59 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Hingga kini, sebanyak 516 unit layanan PNM telah beroperasi di kawasan 3T dari total 4.035 unit yang tersebar di seluruh Indonesia.
Jaringan tersebut menjangkau berbagai daerah dengan tantangan geografis tinggi, mulai dari pulau-pulau kecil di Natuna, Kepulauan Talaud, dan Maluku, dataran tinggi Papua, pedalaman Kalimantan, hingga kawasan perbatasan di Nusa Tenggara. Kehadiran layanan tersebut ditujukan untuk memperluas akses pembiayaan dan pemberdayaan bagi pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan prasejahtera.
Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan perluasan layanan ke wilayah 3T merupakan bagian dari upaya menghadirkan pemerataan akses ekonomi. Menurutnya, pembiayaan yang disertai pendampingan mampu mendorong tumbuhnya usaha sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
"PNM hadir melalui 4.035 unit, di mana 516 di antaranya berada di wilayah 3T. Artinya lebih dari 10 persen jaringan pelayanan PNM menjangkau wilayah-wilayah dengan medan yang penuh tantangan," kata Kindaris, dalam rilis yang diterima RRI, Senin 13 Juli 2026.
Selain menyalurkan pembiayaan, PNM juga memberikan pendampingan usaha, literasi keuangan, penguatan kapasitas kewirausahaan, serta pembangunan karakter bagi para nasabah. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan keberlanjutan usaha sekaligus membuka peluang kerja baru di tingkat desa.
PNM menyatakan penguatan layanan tersebut sejalan dengan transformasi perusahaan di bawah naungan Danantara Indonesia. Sinergi antarlembaga diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
"Keberhasilan bukan diukur dari seberapa jauh kami menyalurkan pembiayaan, tetapi seberapa jauh kami mampu menghadirkan harapan hingga ke wilayah yang paling sulit dijangkau," ujar Kindaris.
PNM menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pembiayaan dan pemberdayaan bagi masyarakat di berbagai pelosok Indonesia. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung pemerataan pembangunan ekonomi sehingga masyarakat di wilayah terpencil memperoleh kesempatan yang sama untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....