Pemkab Jember Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
- 11 Jul 2026 01:10 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya memastikan tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendukung operasional Sekolah Rakyat, yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Bupati Jember, Muhammad Fawait mengatakan, Sekolah Rakyat menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Karena itu, ia meminta seluruh camat dan lurah aktif mendata anak-anak yang belum mengenyam pendidikan akibat keterbatasan biaya.
“Kalau masih ada anak yang tidak bisa sekolah karena faktor biaya, maka yang pertama saya minta bertanggung jawab adalah camat dan lurahnya,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, Sekolah Rakyat menghadirkan fasilitas pendidikan yang lengkap, mulai dari asrama, ruang belajar, sarana olahraga, hingga dukungan pembelajaran berupa satu laptop untuk setiap siswa.
Seluruh kebutuhan peserta didik juga ditanggung pemerintah, termasuk makan tiga kali sehari, makanan ringan, seragam, dan perlengkapan sekolah.
Tak hanya itu, program tersebut juga memberikan perhatian kepada keluarga siswa. Orang tua yang memiliki rumah tidak layak huni akan mendapatkan bantuan perbaikan rumah.
“Sehingga ini manfaat program tidak hanya dirasakan oleh anak, tetapi juga keluarganya,” tambahnya.
Fawait menilai konsep Sekolah Rakyat memiliki kualitas yang setara dengan sekolah unggulan. Namun memang diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2.
Ia pun mengapresiasi pemerintah pusat yang menghadirkan program tersebut di Kabupaten Jember.
Selain sebagai pusat pendidikan, keberadaan Sekolah Rakyat di kawasan JSG juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru karena terintegrasi dengan kawasan olahraga dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Sekolah Rakyat di Jember akan melayani jenjang SD, SMP, dan SMA. Pemkab Jember menargetkan pembangunan kompleks sekolah rampung pada akhir Juli 2026, sehingga dapat beroperasi secara penuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....