PLN Situbondo Rabas Pohon Pelihara Jaringan Listrik

  • 10 Jul 2026 18:22 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo : PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Situbondo, melakukan pemeliharaan preventif dengan melakukan rabas pohon untuk menjaga jarak aman antara jaringan listrik dan pepohonan.

Manager PLN UP3 Situbondo, Teguh Budi Oktavianto mengatakan, rabas pohon dilakukan sebagai upaya menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat yang melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Panarukan.

"Program kolaboratif rabas pohon ini merupakan wujud sinergi antara PLN dan Forkopimcam Panarukan untuk menjaga jarak aman (right of way) antara jaringan listrik dan pepohonan," ujar Teguh Budi Oktavianto, Jumat, 10 Juli 2026.

Kegiatan rabas pohon dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan pohon maupun ranting di sekitar jaringan listrik tidak mengganggu jalur distribusi tenaga listrik.

"Selain meningkatkan keandalan pasokan listrik, rabas pohon ini juga untuk meminimalkan potensi gangguan akibat cuaca ekstrem maupun pohon tumbang yang membahayakan keselamatan masyarakat," ujarnya.

Kata Teguh, keandalan pasokan listrik merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, seperti Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan.

"Ayo kita bersama-sama menjaga ruang bebas jaringan listrik. Sinergi ini menjadi kunci dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat," ucap Teguh.

Sementara itu, Assistant Manager Jaringan PLN UP3 Situbondo, Pangky Yonkynata Ardiyansyah, menjelaskan bahwa rabas pohon merupakan bagian dari strategi pemeliharaan preventif yang rutin dilaksanakan PLN untuk menjaga keandalan sistem distribusi tenaga listrik.

"Pemeliharaan preventif melalui rabas pohon menjadi salah satu upaya PLN untuk mengurangi potensi gangguan akibat vegetasi yang berada di dekat jaringan listrik. Dukungan Forkopimcam dan masyarakat membuat kegiatan ini berjalan lebih efektif sehingga keandalan pasokan listrik dapat terus terjaga," bebernya.

Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan di sekitar jaringan listrik. Bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja yang gemar bermain layang-layang, disarankan bermain di lapangan yang luas atau lokasi yang jauh dari jaringan/kabel listrik.

"Bermain layang-layang di dekat jaringan listrik berisiko menyebabkan gangguan pasokan listrik, membahayakan keselamatan, serta berpotensi merusak infrastruktur kelistrikan," ucapnya.

PLN berharap kolaborasi antara PLN, Forkopimcam Panarukan, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dalam menjaga ruang bebas jaringan listrik (right of way), sehingga keandalan pasokan listrik di Kabupaten Situbondo tetap terjaga dan masyarakat dapat menikmati listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....