APLS dan HMD Gemas Sepakati Harga Telur Rp27.500

  • 09 Jul 2026 15:42 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Asosiasi Peternak Layer Situbondo (APLS) bersama dengan Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas, menyepakati harga telur ayam ras Rp27.500 per kilogram.

Ketua Asosiasi Peternak Layer Situbondo, Fitrah Hafif mengatakan, di tengah tidak menentunya harga telur ayam, kerjasama ini menjadi angin segar bagi para peternak ayam petelur di Situbondo.

"Harga telur ayam ras sekarang kan lagi anjlok, Rp22.000 per kilogram. Alhamdulillah dengan kerjasama ini, harga ditentukan Rp27.500. Kami tidak khawatir lagi soal harga," ujar Fitrah Hafif, Kamis, 9 Juli 2026.

Selain tidak khawatir soal harga, peternak ayam petelur juga tidak kebingungan menjual hasil ternaknya, karena mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) siap membeli telur peternak dengan harga yang telah disepakati.

"Harga Rp27.500 itu tentunya menguntungkan kami sebagai peternak. Dengan harga tersebut, kami untung Rp2.000 per kilonya," ungkap Hafif

Sementara itu, Ketua HMD Gemas, DPD Kabupaten Situbondo, Roni Sugiharto Susiawan menegaskan bahwa kesepakatan harga telur ayam dengan peternak akan diperbaharui setiap tiga bulan sekali.

"Kesepakatan harga pembelian telur ayam Rp27.500 per kilogram ini, berlaku tiga bulan ke depan, terhitung hari ini, saat penandatanganan MoU antara APLS dan kami," ucapnya.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Situbondo, Abdul Rahman mengaku telah memfasilitasi kerjasama antara HMD Gemas dan APLS sebagai bentuk respons dari Surat Edaran (SE) Badan Gizi Nasional (BGN) yang mewajibkan SPPG memberikan menu telur, tiga kali dalam seminggu.

"Telur ini kan komoditas penyangga inflasi di daerah, ketika harganya anjlok, pemerintah pusat mengambil kebijakan agar SPPG menyajikan menu telur ayam sebanyak tiga kali dalam seminggu," bebernya.

Kata Rahman, telur ayam ras yang dibutuhkan SPPG untuk pemenuhan makan bergizi gratis (MBG) dalam seminggu sebanyak 20 ton. Sementara APLS mampu memproduksi 25 ton telur dalam seminggu.

"Lebihnya untuk dijual di pasar ya. Karena kebutuhan telur masyarakat Situbondo itu dalam sehari mencapai 17 ton," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....