ASDP Layani 2 Juta Penumpang Selama Libur Sekolah
- 08 Jul 2026 16:01 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melayani 2.052.184 penumpang dan 502.490 unit kendaraan selama periode libur sekolah, 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Tingginya mobilitas masyarakat tersebut dapat diantisipasi sehingga layanan penyeberangan di lintasan utama, termasuk Ketapang-Gilimanuk, tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengatakan kelancaran layanan selama masa libur sekolah merupakan hasil kesiapan operasional yang telah dipersiapkan sejak awal. Menurutnya, koordinasi dengan regulator, aparat keamanan, dan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan.
"Peningkatan mobilitas masyarakat selama libur sekolah dapat kami layani dengan baik melalui berbagai langkah antisipatif dan penguatan operasional. Fokus kami tidak hanya pada peningkatan kapasitas layanan, tetapi juga memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan nyaman," ujar Heru dalam rilis yang diterima RRI, Rabu 8 Juli 2026.
Pada lintasan Merak-Bakauheni pulang pergi (PP), ASDP melayani 1.236.168 penumpang atau meningkat 4,21 persen dibanding periode sebelumnya. Jumlah kendaraan yang diseberangkan mencapai 289.794 unit atau naik 3,66 persen.
Sementara itu, lintasan Ketapang-Gilimanuk PP mencatat pelayanan terhadap 816.016 penumpang atau meningkat 0,95 persen dibanding periode sebelumnya. Jumlah kendaraan yang menyeberang mencapai 212.696 unit atau naik 3,87 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengguna jasa, ASDP mengoptimalkan armada, memperkuat personel operasional, serta menerapkan sistem delaying di sejumlah buffer zone. Saat terjadi kepadatan di Pelabuhan Ketapang, ASDP juga menerapkan pola operasi Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) dan mengoperasikan kapal perbantuan di Dermaga Bulusan untuk mempercepat proses bongkar muat serta mengurai antrean kendaraan.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, mengatakan perusahaan juga mendukung program stimulus pemerintah melalui pemberian diskon tarif jasa pelabuhan sebesar 100 persen. Kebijakan tersebut memberikan penghematan rata-rata sekitar 21,9 persen dari total tarif penyeberangan dan diterapkan di 14 pelabuhan pada tujuh lintasan strategis nasional.
"Selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sebanyak 1.125.088 pengguna jasa telah memanfaatkan program tersebut atau mencapai 93,25 persen dari target 1.206.585 penerima manfaat. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus efektivitas program dalam membantu masyarakat memperoleh layanan penyeberangan dengan tarif yang lebih terjangkau," kata Windy.
Kelancaran layanan penyeberangan juga didukung pemanfaatan platform digital Ferizy yang mengatur pembelian tiket dan jadwal keberangkatan secara daring. Sistem tersebut dinilai mampu mengurangi antrean di pelabuhan sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada pengguna jasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....