TNI Dampingi Fogging Cegah DBD di Citrodiwangsan Lumajang

  • 07 Jul 2026 21:18 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang – Personil Koramil 0821-01/Lumajang, Sertu Hari Suyono, mendampingi kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui fogging di RW 008, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut.

Fogging melibatkan pemerintah kelurahan, pengurus lingkungan, tenaga kesehatan, dan warga setempat. Penyemprotan difokuskan untuk mengendalikan populasi nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama penyebaran DBD.

Sertu Hari Suyono mengatakan, fogging merupakan langkah pengendalian nyamuk dewasa, namun efektivitasnya harus didukung dengan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Fogging memang efektif untuk pengendalian nyamuk dewasa. Namun, hasilnya tidak akan maksimal tanpa kesadaran warga untuk rutin melaksanakan gerakan 3M Plus," ujar Hari.

Ia menjelaskan, gerakan 3M Plus meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penampungan air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta menerapkan langkah pencegahan lainnya.

Lurah Citrodiwangsan, Wisnu Nur Rochman, juga menegaskan bahwa fogging hanya menjadi salah satu langkah cepat dalam menekan penyebaran DBD. Pencegahan jangka panjang, kata dia, tetap bergantung pada kebiasaan masyarakat dalam memberantas sarang nyamuk.

"Fogging bertujuan membasmi nyamuk dewasa yang berpotensi menularkan DBD. Namun upaya ini harus diimbangi dengan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin di setiap rumah. Kami mengajak seluruh warga menerapkan 3M Plus dan menjaga kebersihan lingkungan," tutur Wisnu.

Ketua RW 008, M. Yamin, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan pemerintah kelurahan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran aparat bersama petugas kesehatan mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan DBD.

"Kami berterima kasih kepada Babinsa dan pemerintah kelurahan yang selalu hadir mendampingi warga. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar lingkungan kami tetap sehat dan bebas dari ancaman DBD," ucap Yamin.

Selain mendampingi pelaksanaan fogging, Babinsa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan warga diharapkan mampu menekan angka kasus DBD sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....