BMKG: Fenomena Bediding di Jember, Suhu Capai 14,4 Derajat Celcius
- 02 Jul 2026 01:27 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Suhu udara yang terasa lebih dingin dalam beberapa hari terakhir ramai dikeluhkan masyarakat Kabupaten Jember di media sosial, terutama pada pagi hari.
Kondisi tersebut juga tercatat oleh BMKG Pos Meteorologi Jember. Suhu minimum bahkan sempat mencapai 14,4 derajat Celcius pada 30 Juni 2026, kemudian 15,4 derajat Celcius pada 1 Juli 2026.
Prakirawan BMKG Pos Meteorologi Jember, Adi Rohman Firdausi, mengatakan kondisi tersebut merupakan fenomena bediding yang memang umum terjadi saat musim kemarau.
“Penyebabnya adalah menguatnya angin monsun Australia yang bersifat dingin dan kering, ditambah minimnya pertumbuhan awan. Sehingga suhu udara pada dini hari hingga pagi hari menjadi lebih rendah,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Adi menjelaskan, fenomena bediding tidak berkaitan dengan kemarau basah. Kemarau basah dipengaruhi tingginya curah hujan pada musim kemarau.
Sedangkan bediding disebabkan penurunan suhu udara akibat kondisi atmosfer saat musim kemarau. Fenomena serupa juga terjadi di berbagai wilayah Jawa Timur, terutama di daerah dataran tinggi.
“Bahkan di kawasan Bromo, suhu sempat mencapai 4,4 derajat Celcius hingga memunculkan fenomena embun upas,” tambahnya.
Pihaknya memperkirakan fenomena bediding masih akan berlangsung hingga sekitar September, meski intensitasnya dapat berubah-ubah.
Karena itu, masyarakat, terutama yang memiliki alergi terhadap udara dingin atau daya tahan tubuh rendah, diimbau mengenakan pakaian hangat saat pagi hari serta menjaga kondisi tubuh.
Selain itu, nelayan juga diminta mewaspadai angin timuran yang cukup kencang di perairan selatan Jember karena dapat memicu tinggi gelombang berfluktuasi pada kategori sedang hingga tinggi.
“Secara umum cuaca didominasi cerah hingga cerah berawan. Namun angin timuran dari Australia saat ini cukup kencang sehingga tinggi gelombang bisa berfluktuasi, dengan kecepatan angin 8-20 knot,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....