Pemkab Jember Percepat Penanganan Sampah
- 28 Jun 2026 07:36 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Pemkab Jember terus mempercepat upaya penanganan persoalan sampah melalui rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah berteknologi modern.
Langkah tersebut menjadi bagian dari program pengembangan sistem pengelolaan sampah yang mendapat dukungan investasi dari pemerintah pusat.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan Jember menjadi salah satu dari sekitar 20 kabupaten di Indonesia, yang dipercaya mengikuti program percepatan pengembangan pengelolaan sampah berbasis teknologi modern.
Menurutnya, persoalan sampah yang selama ini dihadapi daerah tidak dapat diselesaikan secara instan, tetapi membutuhkan solusi yang berkelanjutan.
“Persoalan sampah ini sudah berlangsung cukup lama. Hari ini bukan saatnya mencari siapa yang salah, tetapi bagaimana kita bersama-sama menghadirkan solusi,” katanya.
“Alhamdulillah, Jember mendapat kepercayaan menjadi salah satu daerah yang memperoleh investasi pengelolaan sampah,” tambahnya usai meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari, Sabtu (27/6/2026).
Fawait menjelaskan, investasi yang diperkirakan mencapai Rp1,5 hingga Rp2 triliun itu akan digunakan untuk membangun fasilitas pengolahan sampah.
Harapannya, mampu mengubah sampah menjadi energi listrik serta produk bernilai ekonomi dengan teknologi ramah lingkungan.
Pembangunan fasilitas tersebut direncanakan dimulai pada Agustus hingga September 2026 dan ditargetkan selesai pada April 2028.
Selain menyelesaikan persoalan persampahan, proyek tersebut juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Bahkan, Jember berpeluang menjadi daerah penyangga pengelolaan sampah bagi kabupaten di sekitarnya apabila kapasitas pengolahannya telah terpenuhi.
Meski demikian, Fawait menegaskan keberhasilan program tersebut tetap bergantung pada partisipasi masyarakat, terutama dalam membiasakan memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.
“Sebesar apa pun investasi yang masuk dan secanggih apa pun teknologi yang digunakan, keberhasilannya tetap membutuhkan dukungan masyarakat,” katanya.
Menurut Fawait, memulai dari hal sederhana seperti memilah sampah sejak dari rumah, akan sangat membantu proses pengelolaan ke depan.
Pemkab Jember berharap pengembangan sistem pengelolaan sampah modern tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang, untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....