Fuyuan Punya Waktu 14 Hai Perbaiki Pengolahan Limbah
- 26 Jun 2026 22:58 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan waktu 14 hari kepada PT Fuyuan Biologi Tecnology di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, untuk memperbaiki proses pengolahan limbah cair yang diduga mencemari laut.
Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan Ditjen PSDKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sahono mengatakan telah memberikan beberapa rekomendasi kepada perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan rumput laut itu, agar memperbaiki proses pengolahan limbah.
"Berdasarkan temuan fakta di lapangan, PT Fuyuan harus melakukan perbaikan pada proses pengolahan limbah buangan sehingga air yang keluar ke laut sudah sesuai baku mutu yang disyaratkan," ujar Sahono saat berada di PT Fuyuan, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Jumat, 26 Juni 2026.
Sahono mengaku, sejak Senin, 22 Juni 2026, Tim Dirjen Pengawasan, melakukan pengujian sampel air laut yang diambil dari lokasi pipa pembuangan limbah cair milik PT Fuyuan. Berdasarkan fakta inilah KKP akhirnya meminta PT Fuyuan memperbaiki pengolahan limbah buangan.
"Kami berikan waktu 14 hari terhitung hari ini, untuk memperbaiki. Dan saya lihat, perusahaan sudah melakukan perbaikan itu. Prinsipnya, air limbah yang dibuang ke laut harus sesuai dengan kualitas air yang ditentukan," ujar Sahono.
Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo meminta PT Fuyuan untuk memenuhi komitmennya dengan memperbaiki proses pengolahan limbah buangan sehingga air yang keluar ke laut sudah sesuai dengan baku mutu yang disyaratkan.
"Ada beberapa hal yang harus ditindaklanjuti ya, dan sudah kami sampaikan ke perusahaan, dan PT Fuyuan sanggup menindaklanjuti, bahkan akan melaporkan kepada kami setiap hari, progres perbaikan pengolahan limbah perusahaan," ungkap Bupati Rio.
Kata Bupati Rio, pada dasarnya, Pemkab Situbondo, menjaga iklim investasi yang sehat terlebih bagi penanam modal asing atau investor luar negeri. Dan dalam waktu dekat, Pemkab Situbondo akan bertemu dan duduk bareng bersama para investor luar negeri.
"Kami menjaga iklim investasi. Apalagi sejak awal kami mencanangkan Situbondo sebagai daerah bisnis friendly, tapi bagaimanapun konteks aduan dari masyarakat harus kita cermati sebagai bagian dari komitmen masyarakat menjaga kelestarian lingkungan," bebernya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....