POMI Mendaki dan Tanam Pohon di Kawasan Hutan Lindung

  • 25 Jun 2026 16:45 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Paiton Operation and Maintenance Indonesia (POMI) melakukan pendakian ke puncak Gunung Loros di Desa Selobanteng, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis, 25 Juni 2026.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Senior Manager PT POMI, Yoza Jamal mengatakan, selain mendaki juga dilakukan penanaman ratusan pohon berbagai jenis di antaranya pohon durian, alpukat, dan kelengkeng. Pohon tersebut ditanam di kawasan hutan lindung di kawasan Gunung Loros.

"Kegiatan ini dalam rangka menyukseskan pelestarian lingkungan hidup, kerjasama POMI dengan masyarakat Selobanteng yang sudah terjalin selama bertahun-tahun," ujar Yoza Jamal di sela kegiatan.

Kegiatan ini mengusung tema "Mendaki, Menanam dan Memulihkan Hutan". Puluhan peserta mendaki ke puncak Gunung Loros ketinggian 500 mdpl, dengan jarak tempuh 7 kilometer. Setiap melewati pos, ada puluhan bibit buah-buahan yang ditanam.

"Kami ingin, bagaimana industri dan masyarakat bisa hidup berdampingan dan menjaga lingkungan supaya baik untuk kehidupan masyarakat," bebernya.

Yoza Jamal menegaskan, kegiatan penanaman pohon dan pelestarian lingkungan yang dilakukan secara konsisten bersama masyarakat, merupakan bentuk komitmen PT POMI untuk melestarikan hutan dalam jangka panjang.

"Kami ingin hutan tetap terjaga dengan baik melalui kegiatan penanaman pohon kalau kami menyebutnya bank pohon. Kami juga ingin meningkatkan tangkapan air sehingga ketahanan air untuk masyarakat terus membaik," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Selobanteng, Muttaha mengaku bahwa hutan lindung di kawasan Desa Selobanteng masih lestari dan terjaga. Pasokan air melimpah meskipun memasuki musim kemarau mengalami penurunan debit air.

"Kalau pasokan air bersih dari sumber mata air melimpah, bahkan salurannya sudah masuk langsung hingga ke dapur rumah warga, meskipun debit air mengalami penurunan di musim kemarau," ucap Muttaha.

Ia mengaku, kondisi hutan lindung di kawasan tersebut semakin membaik dari tahun ke tahun seiring dengan konsistensi dalam menjaga lingkungan hutan bersama PT POMI. Selain POMI, pemerintah daerah setempat juga seringkali melakukan penghijauan.

Keberhasilan ekologis di Desa Selobanteng bukan sekadar klaim sepihak. Ini didasarkan pada analisis berkala yang dilakukan oleh pemerintah desa bersama PT POMI. Bahkan, kawasan hutan lindung ini sekarang bertransformasi menjadi pusat edukasi dan penelitian.

"Berbagai lembaga kredibel, seperti LIPI Pasuruan, sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Brawijaya, Politeknik Negeri Jember, Universitas Argopuro dan lainnya, rutin melakukan kegiatan KKN di sini, untuk mempelajari dampak positif restorasi hutan lindung tersebut," bebernya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....