Sapta Darma Sukoreno: Berbagi di Suro 1960 Saka Jawa

  • 19 Jun 2026 15:17 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember: Semangat menyambut Tahun Baru 1 Suro 1960 Saka Jawa terasa hangat di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Selasa (16/6/2026). Sunyoto, pengelola Sanggar Candi Busana, bersinergi dengan warga serta anak-anak Sapta Darma menggelar kegiatan sosial yang menyasar saudara, tetangga, dan masyarakat di sekitar lingkungannya. Sanggar Candi Busana yang berada di RT 001 RW 009 Gang V, Lingkungan Krajan Kidul, merupakan tempat ibadah penganut aliran kepercayaan Sapta Darma yang aktif membangun hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar.

Sunyoto kepada RRI menyampaikan, "Kegiatan kami menjadi wujud nyata rasa syukur sekaligus ikhtiar memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan yang telah lama tumbuh di tengah masyarakat Sukoreno. 1 Suro, momentum yang dalam tradisi Jawa dimaknai sebagai waktu untuk melakukan introspeksi dan menata kembali perjalanan hidup, semangat berbagi diwujudkan melalui aksi sosial. Kehadiran anak-anak Sapta Darma dalam kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter untuk menanamkan nilai gotong royong dan penghormatan terhadap sesama sejak dini." ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan di Desa Sukoreno memiliki makna yang sangat kuat karena desa ini dikenal secara nasional sebagai Desa Pancasila. Keberagaman agama, kepercayaan, budaya, dan latar belakang masyarakat yang hidup berdampingan secara rukun menjadikan Sukoreno sebagai contoh nyata wajah Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan dalam perbedaan. Nilai-nilai itulah yang sejalan dengan semangat bulan Suro, yakni membangun keseimbangan hubungan antar manusia melalui sikap saling menghormati, saling membantu, dan menjaga harmoni sosial.

Lebih lanjut Sunyoto menjelaskan, "Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat kami di Sukoreno. Kami keluarga besar menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan dengan warga yang harmonis selama ini." katanya.

Dengan membawa pesan Rahayu, Salam Waras, peringatan Tahun Baru 1 Suro 1960 Saka Jawa diharapkan menjadi pengingat bahwa kerukunan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan merupakan warisan luhur yang harus terus dirawat dari generasi ke generasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....