Perluasan Lahan Tebu di Situbondo Lebihi Target
- 18 Jun 2026 20:23 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Perluasan lahan tebu di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada tahun ini mencapai 598 hektare, melebihi dari target 350 hektare yang ditetapkan Kementerian Pertanian.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, hingga Juni 2026 luasan lahan tebu di Kabupaten Situbondo telah mencapai 598 hektare, melampaui yang ditargetkan.
"Capaian ini adalah kerja bersama semua pihak untuk mendukung gerakan nasional percepatan swasembada gula," ucap Bupati Rio saat kegiatan panen dan tanam tebu serentak program Bongkar Ratoon bersama Gubernur Jawa Timur secara virtual di lahan tebu Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Kamis, 18 Juni 2026.
Sementara untuk target program peremajaan tanaman tebu atau bongkar ratoon di Situbondo, hingga pertengahan Juni 2026 mencapai sekitar 1.800 hektar, baik penanaman bibit tebu di sawah irigasi maupun sawah tegal.
Kata Bupati Rio, Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian menargetkan Bongkar Ratoon di Kabupaten Situbondo seluas 3.076 hektare. Hingga pertengahan Juni 2026 terealisasi 1.800 hektare.
"Kami optimistis bisa mencapai target program Bongkar Ratoon dan menjadi salah satu daerah penyumbang swasembada gula yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto," ucapnya.
Sementara itu, petani tebu asal Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Mamat mengaku menyewa lahan perbukitan di Desa Juglangan, Kecamatan Panji, untuk ditanami tebu.
Menurutnya, lahan tegal yang disewanya itu mampu menghasilkan seribu kuintal tebu dalam per hektarnya. Pengairan lahan tegal dilakukan menggunakan sumur bor, dan dipastikan akan mampu memenuhi kebutuhan air tanaman tebu miliknya.
"Ini kan kawasan perbukitan, saya garap dengan sistem sewa dengan jangka waktu delapan tahun untuk 13 hektare. Saya yakin per hektare akan memproduksi seribu kuintal tebu," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....