Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter
- 18 Jun 2026 18:12 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Kamis (18/6/2026) pukul 13.31 WIB. Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 1.000 meter di atas puncak gunung.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi Semeru Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu teramati mencapai sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat daya.
Aktivitas erupsi juga terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 3 menit 19 detik.
Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, mengatakan status Gunung Semeru hingga kini masih berada pada Level III atau Siaga. Karena itu, masyarakat diminta tetap mematuhi seluruh rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG.
“Tidak ada aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah karena masih berpotensi terjadi lontaran batu pijar,” kata Patria, Kamis (18/6/2026).
Selain itu, masyarakat juga dilarang melakukan aktivitas apa pun di sepanjang aliran Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi. Kawasan tersebut berpotensi terdampak awan panas guguran dan aliran lahar.
PVMBG juga meminta warga tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Area tersebut berisiko terdampak perluasan awan panas dan lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak Gunung Semeru.
BPBD Lumajang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar hujan. Ancaman tersebut dapat terjadi di sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
Pemantauan aktivitas vulkanik terus dilakukan oleh PVMBG dan BPBD Lumajang. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....