Tak Kantongi Izin, Pembangunan Proyek PT Kaixin Dihentikan

  • 17 Jun 2026 11:57 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Pembangunan proyek hotel bintang empat PT Kaixin di Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, dihentikan karena ditengarai tidak mengantongi izin.

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Situbondo, Arifin mengatakan, hasil sidak yang dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat pada Senin, 15 Juni 2026, ternyata PT Kaixin tidak mengantongi izin apapun.

"Saat kami melakukan sidak ke lokasi pembangunan hotel milik PT Kaixin, ternyata tidak mempunyai izin apapun," ujar Arifin kepada RRI, Rabu, 17 Juni 2026.

Arifin mengaku telah mendapat pengaduan dari masyarakat setempat bahwa ada pengerukan bibir pantai dan pengrusakan pohon mangrove yang diduga dilakukan PT Kaixin, untuk membangun hotel bintang empat.

"Kami dapat pengaduan dari masayarakat tentang dugaan pemanfaatan sepandan sungai dan pantai tanpa izin. Begitu dapat pengaduan, kami langsung melakukan sidak," bebernya.

Setelah dapat pengakuan dari pihak PT Kaixin bahwa tidak memiliki izin apapun, DPRD meminta agar pembangunan pagar dihentikan, karena jika dilanjutkan maka akan menimbulkan permasalahan dikemudian hari.

“Kami meminta seluruh kegiatan dihentikan hingga izin diterbitkan. Secepatnya akan kami undang PT Kaixin ke DPRD. Kami juga akan menanyakan status kepemilikan lahan, yang kabarnya belum diurus,” bebernya.

Arifin menambahkan, DPRD Situbondo mengapresiasi keberadaan investor, namun harus mematuhi semua yang disyaratkan, bukan seenakanya dengan mengabaikan aturan.

“Investor jangan seperti penjajah. Aturan berinvestasi itu harus dipatuhi, itu harapan kami," tegasnya.

Sementara itu, Asisten Direktur PT Kaixin, Elfira, mengaku belum melakukan aktivitas pembangunan. Di sisi lain, ia telah mengundang Badan Pertanahan Nasional di Kabupaten Situbondo untuk melakukan pengukuran aset.

“Untuk izin pembangunan sebenarnya masih belum ada, masih proses pelepasan hak. kami juga belum melakukan pembangunan di lokasi. Kami hanya bangun pagar untuk pengamanan aset PT Kaixin Saja,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....