Malam Satu Syuro, Para Jamaah Berebut Air Degan di Jember

  • 16 Jun 2026 19:07 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Lumajang- Umat muslim dan masyarakat Jawa di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balung, Jember, menggelar doa bersama untuk menyambut malam 1 Suro atau 1 Muharram 1448 Hijriah. Tradisi tahunan ini diyakini sebagai momentum spiritual untuk memohon keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan dunia akhirat.

Tokoh agama setempat, H. Husain, menegaskan pentingnya mengisi malam pergantian tahun baru Islam dengan ibadah.

“Kegiatan sholat berjamaah dan doa bersama setiap malam 1 Suro sudah kami lakukan sejak beberapa tahun yang lalu hingga saat ini. Tujuannya memohon keselamatan, kesehatan, serta kesejahteraan kepada Allah SWT,” ujarnya, Senin 15 Juni 2026.

Ratusan jamaah dari berbagai daerah memadati halaman rumah dan mushola di Desa Karangsemanding sejak sore. Mereka berharap doa yang dipanjatkan pada malam tersebut diijabah.

“Alhamdulillah setiap malam 1 Suro kami bisa berdoa bersama. Semoga amal ibadah kita semua diterima oleh Allah SWT. Kita saling mendoakan agar doa kita dikabulkan,” tambah H. Husain.

Selain doa bersama, sebagian masyarakat meyakini malam 1 Suro sebagai malam keramat. Kuseno, warga Desa Karangsemanding, menyebut malam tersebut bukan sekadar pergantian kalender Hijriah.

“Orang tua dulu selalu berpesan agar tidak tidur di malam 1 Suro supaya sehat, selamat, dan banyak rezeki,” kata Kuseno.

Dalam tradisi Kejawen, malam 1 Suro dipercaya sebagai waktu ketika “langit lebih peka terhadap doa” dan batas antara dunia manusia dengan alam gaib lebih terbuka. Karena itu, banyak pelaku spiritual memilih “melek” atau tidak tidur sebagai bentuk tirakat.

“Melek di malam Suro bukan sekadar menahan kantuk. Ini laku batin untuk merenung, menahan nafsu, dan mengganti waktu tidur dengan zikir, doa untuk leluhur, menyepi, kirab, atau tapa bisu,” jelas Kuseno.

Ia menambahkan, mereka yang melewati malam 1 Suro dalam keadaan sadar dan khusyuk diyakini akan mendapat ketenangan batin dan perlindungan spiritual sepanjang tahun.

Berbagai kegiatan malam satu syuro di halaman Rumah H. Husain Desa Karangsema ding Kecamatan Balung Jember, mulai melakukan doa bersama kepada para leluhur yang hadir, kemudian dilanjutkan dengan membaca syurat Yasin dan tahlil bersama, sholat hajat dan berdikir.

Uniknya adanya jamaah yang saling berebut air kelapa atau air degan setelah melakukan doa yang diyakini memiliki karomah setelah dilakukan doa bersama.

Berbagai masyarakat dari berbagai kalangan dan daerah baik dari warga sekitar, warga dari luar daerah seperti dari Kalimantan, Sumatra, Jakarta dan Lumajang maupun yang lainya memadati halaman untuk berdoa bersama.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....