Banyuwangi Optimistis Tingkat Kegemaran Membaca Meningkat

  • 16 Jun 2026 18:23 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID Banyuwangi - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Banyuwangi menyambut positif kehadiran toko buku Gramedia di Banyuwangi. Kehadiran jaringan toko buku terbesar di Indonesia tersebut dinilai dapat memperkuat ekosistem literasi sekaligus meningkatkan budaya membaca masyarakat.

Gramedia resmi membuka gerainya di kawasan NX Point, Jalan Kepiting, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, Senin, 15 Juni 2026. Kehadiran toko buku tersebut menambah akses masyarakat terhadap berbagai bahan bacaan berkualitas, mulai dari buku pendidikan, referensi akademik, hingga literatur umum.

Kepala Dispusip Banyuwangi, Alfian, mengatakan selama ini pemerintah daerah terus mengembangkan budaya literasi melalui berbagai program, mulai dari perpustakaan daerah, perpustakaan desa, hingga kegiatan literasi di sekolah.

"Kehadiran Gramedia tentu menjadi pelengkap ekosistem literasi yang selama ini terus kami bangun di Banyuwangi. Ini akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan bahan bacaan yang berkualitas," ujar Alfian saat menghadiri pembukaan Gramedia Banyuwangi, SEnin 15 Juni 2026.

Menurut Alfian, keberadaan toko buku yang menyediakan beragam koleksi bacaan memiliki peran penting dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Semakin mudah masyarakat mengakses buku, semakin besar pula peluang tumbuhnya budaya membaca.

Saat ini, Banyuwangi menempati peringkat keenam tingkat kegemaran membaca di Jawa Timur. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya literasi.

“Saat ini Banyuwangi berada di peringkat keenam tingkat kegemaran membaca di Jatim. Ke depan kami optimistis akan meningkat karena kegemaran membaca berkaitan dengan seberapa banyak buku di sekitar kita,” kata Alfian.

Ia berharap Gramedia tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan buku, tetapi juga aktif menggelar berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan literasi masyarakat. Kegiatan seperti bedah buku, temu penulis, diskusi, hingga pelatihan kreatif dinilai mampu menarik minat generasi muda untuk lebih dekat dengan dunia literasi.

Sementara itu, Regional Manager Gramedia, Yoventinus Sigit Hendarta, mengatakan Banyuwangi dipilih sebagai lokasi gerai ke-149 Gramedia karena memiliki perkembangan yang positif di berbagai sektor, termasuk pendidikan, budaya, dan literasi.

“Kami berharap Gramedia tidak hanya menjadi tempat berbelanja buku dan alat tulis, tetapi juga menjadi ruang belajar, ruang bertemu, ruang berbagi ide, dan ruang bertumbuh bagi masyarakat Banyuwangi,” ujar Sigit.

Dengan bertambahnya akses terhadap bahan bacaan dan ruang literasi baru, Banyuwangi diharapkan mampu terus meningkatkan budaya membaca masyarakat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....