Lapas Banyuwangi Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

  • 13 Jun 2026 09:18 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar salat Dhuha berjemaah yang diikuti petugas dan warga binaan, Jumat, 12 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan.

Selain salat Dhuha, kegiatan juga diisi dengan salat Hajat dan doa bersama untuk memohon keselamatan, perlindungan, serta kelancaran pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti ratusan warga binaan bersama jajaran petugas lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, turut bergabung bersama petugas dan warga binaan dalam pelaksanaan ibadah tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang dapat memperkuat ketenangan batin sekaligus menjaga situasi lapas tetap kondusif.

“Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual kita bersama. Kami berdoa untuk keselamatan insan pemasyarakatan pada umumnya, dan secara khusus demi kelancaran tugas serta kedamaian di Lapas Banyuwangi,” ujar Solichin,Jumat, 12 Juni 2026.

Ia mengatakan, pelaksanaan salat Dhuha, salat Hajat, dan doa bersama diharapkan mampu membentengi lingkungan lapas dari berbagai potensi gangguan keamanan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun suasana yang lebih tenang dan harmonis di dalam lapas.

Menurut Solichin, pendekatan keagamaan memiliki peran penting dalam proses pembinaan warga binaan. Melalui kegiatan spiritual yang rutin, warga binaan diharapkan memiliki keteguhan mental dan motivasi untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

“Kami berdoa agar saudara-saudara kita diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalani sisa masa pidananya. Yang terpenting, mereka diharapkan mampu mengikuti setiap program pembinaan dengan baik sehingga ketika bebas nanti membawa bekal perubahan perilaku yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Solichin.

Suasana khusyuk terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Ratusan warga binaan tampak mengikuti setiap rangkaian ibadah dan doa bersama dengan tertib, menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di lingkungan lapas.

Lapas Banyuwangi berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan keagamaan secara berkala sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian. Melalui pendekatan spiritual tersebut, diharapkan warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik serta siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih positif dan produktif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....