SPMB Dibuka, Disdik Targetkan Semua Lulusan SD Tertampung di SMP
- 10 Jun 2026 15:14 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bondowoso mulai membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili.
Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, mengatakan tahapan SPMB untuk jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi telah selesai serta peserta yang lolos sudah ditetapkan. Saat ini proses penerimaan memasuki tahap jalur domisili.
“Yang untuk jalur prestasi dan afirmasi mutasi sudah selesai, sudah ditetapkan. Kemudian hari ini, mulai dari tadi pagi, itu yang jalur domisili selama 4 hari,” kata Taufan saat dikonfirmasi, Rabu, 10 Juni 2026.
Menurutnya, mekanisme jalur domisili dirancang untuk mendukung pemerataan peserta didik di sekolah-sekolah, termasuk sekolah yang berada di wilayah pinggiran. Sistem akan memprioritaskan calon murid yang berdomisili di sekitar sekolah tujuan.
“Ini kan mekanisme ini sudah mengotomatiskan adanya pemerataan dengan jalur domisili. Itu kan berarti yang diutamakan yang berada di sekitar sekolah. Tapi tetap juga mempertimbangkan nilai TKA,” ujarnya.
Taufan menjelaskan, penentuan jalur domisili dilakukan melalui aplikasi SPMB Online dengan mengukur jarak antara rumah calon peserta didik dan satuan pendidikan yang dipilih.
“Jadi jalur domisili itu di aplikasi di SPMB online. Itu kita lihat berapa jarak dari rumah ke tempat pendidikan,” tuturnya.
Berdasarkan pemantauan sementara Disdik Bondowoso, pelaksanaan hari pertama jalur domisili berjalan lancar. Meski demikian, terdapat beberapa sekolah yang jumlah pendaftarnya cukup tinggi, sementara sekolah lainnya masih belum banyak diminati.
“Aman, ada beberapa sekolah yang membludak. Karena memang baru hari ini jalur domisili masih baru mulai,” ungkapnya.
Terkait daya tampung, Taufan memastikan setiap sekolah telah memiliki kuota yang ditetapkan sesuai ketentuan pemerintah pusat. Kuota tersebut menjadi acuan dalam proses penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027.
“Kuotanya sudah ditentukan. Masing-masing sudah punya target. Sudah ditetapkan oleh kementerian bahkan,” katanya.
Melalui pelaksanaan SPMB tahun ini, Disdik Bondowoso berharap tidak ada anak usia sekolah yang tertinggal dari layanan pendidikan. Seluruh lulusan SD diharapkan dapat tertampung di jenjang SMP.
“Harapannya ya tidak ada lagi anak yang tidak sekolah. Kemudian semua anak SD yang lulus tertampung di SMP,” ujar Taufan.
Selain itu, Disdik juga menargetkan seluruh satuan pendidikan dasar di Kabupaten Bondowoso dapat menampung peserta didik sesuai kapasitas yang telah ditentukan. Dengan demikian, akses pendidikan yang merata bagi anak-anak Bondowoso dapat terwujud.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....