Banyuwangi Matangkan Sistem Pilkades Digital
- 10 Jun 2026 10:46 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mematangkan rencana digitalisasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Saat ini, pengembangan aplikasi masih dilakukan bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) Banyuwangi sebelum memasuki tahap simulasi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banyuwangi, Nanin Oktaviani, mengatakan simulasi internal akan dilakukan untuk mengevaluasi kesiapan sistem sebelum diterapkan pada pelaksanaan Pilkades mendatang.
“Besok kami berkoordinasi dengan Kominfo untuk simulasi internal sekaligus evaluasi terhadap aplikasi yang sedang disiapkan. Jika seluruh persiapan berjalan baik, kami merencanakan simulasi tingkat kabupaten pada Juli mendatang,” ujar Nanin, Selasa 9 Juni 2026.
Menurut Nanin, simulasi tingkat kabupaten nantinya akan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tahapan tersebut juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai potensi kendala teknis sebelum sistem diterapkan di sejumlah desa dan kecamatan.
Ia menjelaskan, digitalisasi Pilkades merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri terkait pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa. Banyuwangi juga mempelajari pelaksanaan Pilkades digital yang pernah diterapkan di Kabupaten Magetan pada 2023.
“Kami belajar dari Magetan. Namun yang kami lihat, pelaksanaannya masih belum sepenuhnya digital karena masih ada proses manual. Banyuwangi ingin menerapkan digitalisasi secara penuh sehingga prosesnya lebih efektif dan transparan,” kata Nanin.
Selain kesiapan sistem, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme digital. Karena itu, Banyuwangi menyiapkan sistem pemantauan hasil secara real time melalui dashboard yang dapat diakses di tingkat desa maupun kabupaten.
“Kami ingin ada dashboard yang bisa memantau perkembangan pemilih secara real time. Dengan begitu prosesnya lebih terbuka dan masyarakat bisa melihat jalannya pemungutan suara secara langsung,” ujar Nanin.
Pemerintah juga menyiapkan pengamanan data untuk menjaga kerahasiaan pilihan pemilih sekaligus mencegah potensi konflik selama proses Pilkades berlangsung.
Nanin menambahkan, berbagai evaluasi dari daerah lain, termasuk persoalan antrean dan kendala teknis saat pelaksanaan Pilkades digital, akan menjadi bahan penyempurnaan sistem di Banyuwangi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....