Pemkab Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Oplah dan Modernisasi Pertanian

  • 08 Jun 2026 03:41 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta bantuan alat dan mesin pertanian.

Ini untuk meningkatkan produksi pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional. Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan peningkatan produksi pertanian tidak bisa hanya mengandalkan perluasan lahan.

Di tengah keterbatasan lahan pertanian, khususnya di Pulau Jawa, pemerintah daerah memilih strategi meningkatkan luas panen melalui program optimalisasi lahan.

Menurutnya, selama 2025-2026 program Oplah di Jember telah menjangkau hampir 12 ribu hektare lahan pertanian. Sementara pada tahun 2026, program tersebut akan dilaksanakan di area seluas 7.070 hektare.

“Yang biasanya panen sekali bisa panen dua kali, yang biasanya panen dua kali bisa panen tiga kali,” ujarnya saat di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Jember, Sabtu (6/6/2026).

Program Oplah bertujuan meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan. Melalui program tersebut, lahan yang sebelumnya hanya ditanami satu kali dalam setahun dapat ditingkatkan menjadi dua kali tanam atau lebih.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat dukungan infrastruktur pengairan melalui program Irigasi Perpompaan.

Pada 2026, sebanyak 100 unit Irpom akan disalurkan untuk membantu penyediaan air di lahan pertanian yang mengalami keterbatasan sumber air.

Program tersebut turut didukung pemeliharaan dan rehabilitasi jaringan irigasi guna memastikan kebutuhan air bagi petani tetap terpenuhi.

Di sisi lain, modernisasi pertanian juga terus didorong melalui bantuan berbagai alat dan mesin pertanian.

Bantuan tersebut meliputi traktor roda dua dan roda empat, combine harvester, drone pertanian, power thresher, dryer mobile, serta sejumlah sarana pendukung lainnya.

Fawait berharap, seluruh program yang dijalankan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Ia juga optimistis berbagai program tersebut dapat memperkuat posisi Jember sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....