Angkutan Barang KAI Daop 9 Jember Tumbuh 17 Persen

  • 06 Jun 2026 15:17 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – PT KAI Daop 9 Jember mencatat pertumbuhan angkutan barang selama lima bulan pertama tahun 2026. Hingga Mei, volume barang yang diangkut melalui layanan Bagasi Hantaran Paket (BHP) retail mencapai 7.335 ton.

Jumlah tersebut meningkat 17 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 6.255 ton. Sementara sepanjang tahun 2025, total volume angkutan barang Daop 9 Jember mencapai 16.269 ton.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap layanan logistik berbasis kereta api.

“Ini menunjukkan bahwa sektor logistik menggunakan kereta api kian diminati. Masyarakat dan pelaku usaha semakin merasakan langsung efisiensi dan kepastian estimasi waktu yang ditawarkan kereta api," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Layanan BHP retail Daop 9 Jember saat ini memanfaatkan rangkaian kereta api penumpang reguler. Barang-barang logistik tersebut bergerak dinamis setiap harinya melalui empat kereta api.

Di antaranya KA Sri Tanjung relasi Ketapang-Lempuyangan, KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang-Pasar Senen, KA Wijayakusuma relasi Ketapang-Cilacap, dan KA Pandalungan relasi Jember-Gambir.

Melalui layanan tersebut, berbagai komoditas dari wilayah Tapal Kuda dapat didistribusikan ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jakarta.

Selain mendukung kelancaran distribusi logistik, penggunaan kereta api untuk angkutan barang juga dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya.

“Kereta api memiliki keunggulan inheren berupa kapasitas angkut yang masif dalam sekali perjalanan. Sehingga mengurangi kepadatan lalu lintas, menekan angka laka, serta meminimalkan kerusakan infrastruktur jalan,” tambahnya.

Dari sisi ekologis, angkutan barang dengan kereta api jauh lebih hijau. Konsumsi bahan bakar yang lebih efisien per ton-kilometer dibandingkan moda transportasi darat lainnya membuat emisi karbon yang dihasilkan jauh lebih rendah.

"Ini langkah nyata kita bersama untuk mengurangi polusi udara dan jejak karbon. Setiap ton barang yang beralih ke kereta api adalah kontribusi langsung bagi bumi yang lebih hijau dan sehat," katanya.

KAI berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi performa ini, melakukan inovasi layanan, dan memastikan bahwa angkutan barang tetap menjadi pilar logistik yang aman, tepat waktu, dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....