Dispertangan Situbondo Intensifkan Pengendalian Hama Tikus

  • 05 Jun 2026 17:13 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, intensifkan pengendalian hama tikus yang belakangan ini menyerang tanaman petani.

Plt Kepala Dispertangan Situbondo, Ir. Qurrotul Aini mengatakan, pengendalian hama tikus dilakukan secara massal bersama kelompok tani setempat, agar hama tikus bisa dikendalikan.

"Gerakan pengendalian massal hama tikus terus kami lakukan bersama kelompok tani terdampak di sejumlah wilayah di Situbondo," ujarnya kepada RRI, Jumat, 5 Juni 2026.

Tercatat, ada sekitar 123 hektare lahan pertanian yang diserang hama tikus tersebar di sejumlah wilayah. Sebagian petani mengalami gagal panen atau puso akibat hama tikus.

"Tanaman padi yang diserang hama tikus masuk kategori berat mencapai 5,3 hektare dan puso atau gagal panen seluas 3,8 hektare," bebernya.

Tidak hanya tanaman padi yang diserang hama tikus, melainkan tanaman jagung yang mencapai 13,7 hektare. Namun untuk tanaman jagung belum ada petani yang gagal panen.

"Untuk tanaman jagung sampai hari ini belum ditemukan apakah mengalami puso akibat serangan hama tersebut," ucapnya.

Menurut Qurrotul Aini, pengendalian hama tikus akan lebih efektif apabila dilakukan secara serentak dibandingkan dilakukan secara individu oleh masing-masing petani.

"Kami meminta petani berkoordinasi dengan kelompok tani dan petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL), karena jika dilakukan sendiri-sendiri hasilnya kurang maksimal," tegasnya.

Quratul Aini juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dengan melindungi predator alami tikus, seperti musang liar, ular, hingga burung hantu yang bisa menekan populasi hama tikus.

"Kami imbau masyarakat petani agar tidak membunuh musuh alami tikus, karena sangat membantu petani dalam pengendalian populasi hama tikus," imbuhnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....